Jumat, 20 Juli 2012

Kehebatan Iman Manusia Jaman Dulu

Sungguh luar biasa keimanan Hamba Allah dari umat2 terdahulu ...
Hanya mengaku percaya dan beriman kepada Nabi Musa as, rela untuk di potong tangan dan kakinya secara bersilangan ...
Hanya mengaku percaya dan beriman kepada ayat2 Allah, rela dan sabar hingga dihukum mati oleh Fir'aun ...
Dihukum mati dng disiksa terlebih dahulu ...
Dipotong tangan kiri dan kaki kanan, kemudian disalib hingga mati ...
Dipotong tangan kanan dan kaki kiri, kemudian disalib hingga mati ...
Namun mereka tetap beriman dan percaya dng apa2 yg dibawa Nabi Musa as ...
Mereka beriman dan percaya terhadap Tuhan yang Satu, yakni Allah SWT, dan bukan kepada Fir'aun ...

Bahkan dijaman yg lain dari jaman dahulu, ada manusia yg dikubur hidup2 hingga kepalanya saja yg kelihatan, kemudian digergajilah kepalanya itu, setelah ia mengaku dan beriman kepada Allah SWT ...


Sungguh luar biasa pengorbanan dan keimanan manusia jaman dulu ...
Akankah kita kalah keimanan dng umat2 terdahulu ... ?
Hanya terhadap hal sepele dan jauh lebih ringan dari cobaan yg diberikan kepada umat2 terdahulu ...
Akankah kita tinggalkan Sholat berjamaah di Masjid bagi laki2, Zakat dan Shodaqoh, Puasa di bulan Romadlon, dan berhaji bagi yg mampu ... ?
Allah telah memanggil kita dalam 5 waktu, melalui para Mu'adzin untuk Sholat berjamaah di Masjid, akankah kita abaikan ...?
Allah telah memberikan banyak rizki kepada kita, sehingga berlebih dari apa yg kita butuhkan dalam kehidupan sehari2, akankah kita menolak membayar zakat ...?
Allah telah menentukan bulan Romadlon sebagai bulan yg penuh rahmat, dan ampunanNya, akankah kita abaikan dng tidak berpuasa dan tidak membaca Al Qur'an didalamnya ...?
Allah telah memberikan kelebihan harta, kesehatan, dan kemampuan, namun kita malah menolak untuk berhaji di Baitullah, bahkan ada yg memberikan alasan bahwa berhaji itu ditipu oleh orang Arab supaya orang Arab kaya raya ...?
Subhanallah ...
Allah Mahakaya, tidak membutuhkan kita ...
MilikNya -lah apa2 yg ada di Langit dan di Bumi dan apa2 yg ada diantara keduanya ...
Sungguh Allah Mahakaya, dan Mahaperkasa lagi tidak membutuhkan kita ...
Kita-lah yg membutuhkan Allah ...

QS 7. Al A'raaf:123-126

قَالَ فِرْعَوْنُ ءَامَنتُمْ بِهِ قَبْلَ أَنْ ءَاذَنَ لَكُمْ إِنَّ هَـٰذَا لَمَكْرٌ مَّكَرْتُمُوهُ فِى ٱلْمَدِينَةِ لِتُخْرِجُواْ مِنْهَآ أَهْلَهَا فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ
لأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ مِّنْ خِلاَفٍ ثُمَّ لاَُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ
قَالُوۤاْ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا مُنقَلِبُونَ
وَمَا تَنقِمُ مِنَّآ إِلاَ أَنْ ءَامَنَّا بِـَايَـٰتِ رَبِّنَا لَمَّا جَآءَتْنَا رَبَّنَآ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ

"Fir'aun berkata: "Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini); "

"sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik[tangan kanan dan kaki kiri dan sebaliknya], kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya." "

"Ahli-ahli sihir itu menjawab: "Sesungguhnya kepada Tuhanlah kami kembali. "

"Dan kamu tidak menyalahkan kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami." (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu)." "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar