Senin, 29 Desember 2014

Sholat dapat mencegah Kemungkaran?

Seringkali dalam benak kebanyakan manusia bertanya-tanya ...
Dia kan seorang muslim, tapi kok berbuat kejahatan?
Dia kan rajin mengerjakan sholat, mengapa masih berbuat kejahatan?
Katanya dari Al Qur'an, "Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan- perbuatan keji dan mungkar"?
Kok dia masih mengerjakan perbuatan keji dan mungkar?

Senin, 22 Desember 2014

Bolehnya menikah dengan Gadis atau Janda

QS.4. An Nisaa':

وَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تُقْسِطُواْ فِى ٱلْيَتَـٰمَىٰ فَٱنكِحُواْ مَا طَابَ لَكُمْ مِّنَ ٱلنِّسَآءِ مَثْنَىٰ وَثُلَـٰثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تَعْدِلُواْ فَوَٰحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُكُمْ ذٰلِكَ أَدْنَىٰ أَلاَّ تَعُولُواْ

3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu SENANGI : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[Berlaku adil ialah perlakuan yang adil dalam meladeni isteri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang bersifat lahiriyah], maka (kawinilah) seorang saja [Islam memperbolehkan poligami dengan syarat-syarat tertentu. Sebelum turun ayat ini poligami sudah ada, dan pernah pula dijalankan oleh para Nabi sebelum Nabi Muhammad s.a.w. Ayat ini membatasi poligami sampai empat orang saja], atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

Senin, 15 Desember 2014

Perang Uhud

Sebab-sebab kekalahan umat Islam dalam perang Uhud:
QS.3. Ali 'Imran:

وَلَقَدْ صَدَقَكُمُ ٱللَّهُ وَعْدَهُ إِذْ تَحُسُّونَهُمْ بِإِذْنِهِ حَتَّىٰ إِذَا فَشِلْتُمْ وَتَنَـٰزَعْتُمْ فِى ٱلأَْمْرِ وَعَصَيْتُمْ مِّن بَعْدِ مَآ أَرَاكُمْ مَّا تُحِبُّونَ مِنكُم مَّن يُرِيدُ الدُّنْيَا وَمِنكُم مَّن يُرِيدُ ٱلأَْخِرَةَ ثُمَّ صَرَفَكُمْ عَنْهُمْ لِيَبْتَلِيَكُمْ وَلَقَدْ عَفَا عَنْكُمْ وَٱللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ
إِذْ تُصْعِدُونَ وَلاَ تَلْوُونَ عَلَىٰ أحَدٍ وَٱلرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ فِىۤ أُخْرَاكُمْ فَأَثَـٰبَكُمْ غَمّاً بِغَمٍّ لِّكَيْلاَ تَحْزَنُواْ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلاَ مَآ أَصَـٰبَكُمْ وَٱللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
ثُمَّ أَنزَلَ عَلَيْكُمْ مِّن بَعْدِ ٱلْغَمِّ أَمَنَةً نُّعَاساً يَغْشَىٰ طَآئِفَةً مِّنْكُمْ وَطَآئِفَةٌ قَدْ أَهَمَّتْهُمْ أَنْفُسُهُمْ يَظُنُّونَ بِٱللَّهِ غَيْرَ ٱلْحَقِّ ظَنَّ ٱلْجَـٰهِلِيَّةِ يَقُولُونَ هَل لَّنَا مِنَ ٱلأَْمْرِ مِن شَىْءٍ قُلْ إِنَّ ٱلأَْمْرَ كُلَّهُ للَّهِ يُخْفُونَ فِىۤ أَنْفُسِهِم مَّا لاَ يُبْدُونَ لَكَ يَقُولُونَ لَوْ كَانَ لَنَا مِنَ ٱلأَْمْرِ شَىْءٌ مَّا قُتِلْنَا هَـٰهُنَا قُل لَّوْ كُنتُمْ فِى بُيُوتِكُمْ لَبَرَزَ ٱلَّذِينَ كُتِبَ عَلَيْهِمُ ٱلْقَتْلُ إِلَىٰ مَضَاجِعِهِمْ وَلِيَبْتَلِىَ ٱللَّهُ مَا فِى صُدُورِكُمْ وَلِيُمَحِّصَ مَا فِى قُلُوبِكُمْ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ
إِنَّ ٱلَّذِينَ تَوَلَّوْاْ مِنكُمْ يَوْمَ ٱلْتَقَى ٱلْجَمْعَانِ إِنَّمَا ٱسْتَزَلَّهُمُ ٱلشَّيْطَـٰنُ بِبَعْضِ مَا كَسَبُواْ وَلَقَدْ عَفَا ٱللَّهُ عَنْهُمْ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

152. Dan sesungguhnya Allah telah memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada sa'at kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu[urusan pelaksanaan perintah Nabi Muhammad s.a.w. karena beliau telah memerintahkan agar regu pemanah tetap bertahan pada tempat yang telah ditunjukkan oleh beliau dalam keadaan bagaimanapun] dan mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai[kemenangan dan harta rampasan]. Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia dan diantara kamu ada orang yang menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka[kaum muslimin tidak berhasil mengalahkan mereka] untuk menguji kamu, dan sesunguhnya Allah telah mema'afkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas orang orang yang beriman.
153. (Ingatlah) ketika kamu lari dan tidak menoleh kepada seseorangpun, sedang Rasul yang berada di antara kawan-kawanmu yang lain memanggil kamu, karena itu Allah menimpakan atas kamu kesedihan atas kesedihan[Kesedihan kaum muslimin disebabkan mereka tidak mentaati perintah Rasul yang mengakibatkan kekalahan bagi mereka], supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput dari pada kamu dan terhadap apa yang menimpa kamu. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
154. Kemudian setelah kamu berdukacita, Allah menurunkan kepada kamu keamanan (berupa) kantuk yang meliputi segolongan dari pada kamu[orang-orang Islam yang kuat keyakinannya], sedang segolongan lagi[orang-orang Islam yang masih ragu-ragu] telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri, mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah[sangkaan bahwa kalau Muhammad s.a.w. itu benar-benar nabi dan rasul Allah, tentu dia tidak akan dapat dikalahkan dalam peperangan]. Mereka berkata: "Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?." Katakanlah: "Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah." Mereka menyembunyikan dalam hati mereka apa yang tidak mereka terangkan kepadamu; mereka berkata: "Sekiranya ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, niscaya kita tidak akan dibunuh (dikalahkan) di sini." Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh." Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati.
155. Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu[pasukan kaum muslimin dan pasukan kaum musyrikin], hanya saja mereka digelincirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya Allah telah memberi ma'af kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.
[Sesungguhnya kekalahan pasukan Muslim itu merupakan akibat godaan setan. Karena tidak kuat menahan godaan itu, mereka ingin langsung ikut menikmati harta rampasan perang yang didapatkan pada kemenangan paruh pertama. Namun demikian, Allah SWT. mengampuni apa yang telah mereka perbuat(Al Mishbah Al Munir fi Tahzib Tafsir Ibnu Katsir, 1999:201-202)]

Senin, 08 Desember 2014

Berwudlu sebelum Mandi Junub

Sesungguhnya sebelum mandi Junub, Rasulullah SAW. memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat, namun menunda dalam mencuci kaki beliau (sebagaimana layaknya berwudlu).
Setelah itu, menyiramkan air ke atas kepala beliau dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, dan menyela-nyelanya supaya basahnya merata hingga kekulit kepala.
Kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya (mandi) dan diakhiri dengan mencuci kedua kaki beliau.

Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Hisyam bin 'Urwah dari Bapaknya dari 'Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena janabat, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jarinya ke dalam air lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya."(No. Hadist: 240 dari KITAB SHAHIH BUKHARI)

Senin, 01 Desember 2014

Bolehkah gosok gigi ketika Berpuasa ?

Bersiwak atau gosok gigi termasuk berkumur, tidak membatalkan puasa. Boleh kapanpun, baik pagi atau siang hari.
Bukan berarti berpuasa yg mulutnya berbau, semakin bau semakin banyak pahalanya, namun justru kalau menghilangkan bau dng sering bersiwak, maka lebih afdlol.
Sunnah menggosok lidah (selain menggosok gigi), hingga agak kepangkal lidah, hingga terdengar u' u', seperti mau muntah. Hal ini dilakukan untuk sempurnanya menggosok gigi dan lidah (mulut). Namun jangan berlebih-lebihan dalam menggosok gigi, pada waktu berpuasa, karena dikawatirkan muntah, atau ada sesuatu yang tertelan, yang tentunya bisa membatalkan puasa.

Sehingga maksud hadis bau mulut orang yang sedang shaum lebih harum di sisi Allah, bukan berarti semakin bau semakin banyak pahalanya, namun lebih merupakan penghormatan bagi orang yang berpuasa:
Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Maslamah dari Malik dari Abu Az Zanad dari Al A'raj dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu; Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shaum itu benteng, maka (orang yang melaksanakannya) janganlah berbuat kotor (rafats) dan jangan pula berbuat bodoh. Apabila ada orang yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka katakanlah aku sedang shaum (ia mengulang ucapannya dua kali). Dan demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh bau mulut orang yang sedang shaum lebih harum di sisi Allah Ta'ala dari pada harumnya minyak misik, karena dia meninggalkan makanannya, minuman dan nafsu syahwatnya karena Aku. Shaum itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan membalasnya dan setiap satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang serupa". (No. Hadist: 1761 dari KITAB SHAHIH BUKHARI)

Senin, 24 November 2014

Ingin menjadi Pejabat atau Pemimpin ?

Jangan sekali-kali berkeinginan jadi pejabat ...
Banyak orang yg dulunya idealis, mengatakan mampu menjadi orang yg jujur dan amanah ...
Namun karena terjebak oleh sistem, akhirnya luntur juga, bahkan bisa lebih dahsyat kejahatannya dari para pendahulunya ...

Jika keinginan unt jadi pejabat hanya karena ingin kaya, ingin meluaskan koneksi dll sebaiknya jangan jadi pejabat dan tepislah angan-angan itu ...
Jika keinginan unt jadi pejabat unt mensejahterakan rakyatnya, maka silahkan, namun harus diperhatikan:
1. Yang makmur hrs rakyatnya dulu, tdk boleh ada rakyat yg kelaparan. Jadi pejabat jng makan dulu sebelum rakyatnya makan
2. Utamakan melayani rakyat, jng sampai pejabat itu bs tidur pulas, sebelum rakyatnya bs tidur pulas karena makmur.
Jika tdk sanggup jangan jadi pejabat!
Takutlah dng hisab yang sulit karena tingkah polah ketika menjabat ...

Sesungguhnya hidup ini hanya sebentar ...
Dan kehidupan setelah kematian jauuuh lebih lama ...
Kita hidup paling 60 tahunan, tp hari kiamat, hisab dll, bisa trilyunan tahun hingga tak terbatas !
Biarkanlah mereka menzholimi kita dengan tingkah mereka ...
Kita merasakan kezholiman mereka hanya sebentar ...
Ingatlah kehidupan dunia lebih jauh pendek dari kehidupan akhirat ...

Wahai para pemimpin ...
Jika tiap hari ada 10 juta orang engkau zholimi, tinggal dikalikan berapa lama engkau menjabat, dan hasilnya menjadi berapa lama susahnya anda dalam menjalani SIDANG di hadapan Allah kelak???
Dan berapa lama juga hukuman dan kedahsyatannya yg akan engkau terima ?
Takutlah wahai orang yg bertakwa unt menjadi pemimpin yg tdk amanah!

Senin, 17 November 2014

Keburukan dan Tercelanya Orang Munafik

Sesungguhnya orang² munafik benar² bermuka dua ...
Dihadapan orang beriman mereka mengaku beriman dan termasuk kedalam golongan orang² yang beriman ...
Namun ketika pergi, dalam hatinya mengolok² akan kebodohan orang² mukmin yang mau saja dibodohi ...

Ketika berhadapan dng orang² yang suka mabuk², orang² munafik juga ikut²an kedalam kelompok mereka ...
Ketika berhadapan dng orang² yang suka bermain perempuan, orang² munafik juga ikut²an kedalam kelompok mereka ...
Aksi tipu-menipu, dengan dihiasi perkataan yang sangat memikat akan mereka lakukan ...
Hanya demi proyek dunia ...
Untuk mendapatkan proyek dunia, apapun dilakukan ...
Mereka lupa bahwa sesungguhnya Allah mengetahui bahwa orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta ...

Senin, 10 November 2014

Etika Buang Air kecil Dan Makan atau Minum

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'aib berkata, telah mengabarkan kepada kami Abu Az Zinad bahwa 'Abdurrahman bin Hurmuz Al A'raj menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar Abu Hurairah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kita adalah orang yang datang terakhir dan akan menjadi yang pertama pada hari kiamat."(No. Hadist: 231 dari KITAB SHAHIH BUKHARI)

Senin, 03 November 2014

Jangan Menasabkan diri bukan kepada ayahnya

Anak angkat dengan anak kandung jelas sangat berbeda ...
Janganlah mengaku ayah kepada orang lain, padahal ia mengetahui kalau ia itu bukan ayah kandungnya ...
Barangsiapa menasabkan diri kepada selain ayahnya padahal ia tahu bukan ayahnya maka surga haram baginya ...

Janganlah pula membenci ayah-ayah kita, walaupun ia sangat jahat atau tidak pernah merawat dan memelihara kita ...
Karena Rasulullah SAW melarang keras, siapa saja yang membenci ayahnya sendiri ...
Berhati-hatilah dengan masalah pengakuan ayah yang bukan ayah kandung, dan juga janganlah membenci ayah kandung kita ...

Selasa, 28 Oktober 2014

Sunnahnya Berpuasa di Bulan Muharram

Sekedar mengingatkan >>>

Dari Abu Hurairah r.a., katanya :
"Ditanyakan kepada Rasululloh SAW. : " Sholat apakah yang lebih utama setelah sholat fardlu ?". Kata Nabi SAW : " Yaitu sholat tengah malam ". Tanya mereka lagi: "Puasa apakah yang lebih utama setelah puasa Romadlon ?". Ujar Nabi SAW. : " Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharrom ".
(Riwayat Ahmad, Muslim dan Abu Dawud)

Dari Ibnu Abbas ra. katanya :
"Nabi SAW. datang ke Madinah, dan dilihatnya orang-orang Yahudi berpuasa pada hari 'Asyura. Maka tanya Nabi : "Ada apa ini ?". Kata mereka : "Hari baik, pada waktu dimana Allah membebaskan Nabi Musa dan Bani Israil dari musuh mereka, hingga dipuasakan oleh Musa ". Maka sabda Nabi SAW. : "Saya lebih berhak terhadap Musa daripada kamu". Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa. (H.R. Bukhory dan Muslim)

Senin, 27 Oktober 2014

Jangan membanding-bandingkan diantara para Nabi

Sesungguhnya para Rasul Allah telah beriman terlebih dahulu kepada Allah daripada kaumnya ..
Kemudian diikuti oleh orang-orang yang beriman kepada RasulNya ...
Demikian pula Muhammad SAW. telah beriman kepada Allah dan Al Quran yang diturunkan kepadanya ...
Yang juga diikuti oleh orang-orang yang beriman kepada Muhammad SAW. ...

Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya ...
Mereka semua mengatakan: "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun dengan yang lain dari rasul-rasul-Nya" ...
Dan mereka juga mengatakan: "Kami dengar dan kami taati" ...
Kemudian mereka berdoa: "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali ...

Pernah terjadi pada jaman Rasulullah SAW...
Seorang Yahudi ditampar wajahnya oleh seorang laki² Anshor ...
Karena Yahudi itu telah mengagungkan Nabi Musa as., padahal pada saat itu Rasulullah SAW. ada diantara mereka ...
Orang Yahudi itu tidak terima ditampar wajahnya oleh seorang laki² Anshor, kemudian mengadukan hal ini kepada Rasulullah SAW. ...
Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam murka dan itu terlihat dari wajahnya ...
Dan beliau bersabda: Janganlah kalian membeda-bedakan antara para utusan Allah! ...

Senin, 20 Oktober 2014

Manasik Haji dan Beberapa Permasalahannya

QS.3. Ali 'Imran:

فِيهِ ءَايَـٰتٌ بَيِّـنَـٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ وَمَن دَخَلَهُ كَانَ ءَامِناً وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَـٰعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱلله غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَـٰلَمِينَ

97. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim[ tempat Nabi Ibrahim a.s. berdiri membangun Ka'bah]; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah[orang yang sanggup mendapatkan perbekalan dan alat-alat pengangkutan serta sehat jasmani dan perjalananpun aman]. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. 

Sesungguhnya mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang (mampu):
1. Sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah
2. Sanggup menyediakan perbekalan, baik bagi dirinya sendiri ataupun bagi keluarga yang ditinggalkannya.
3. Sanggup menyediakan alat-alat pengangkutan.
4. Sehat jasmani
5. Perjalanan aman.

Kewajiban berhaji (dan umrah, umrah yang dilakukan satu paket dengan haji, dengan beberapa cara, misal: haji tamattu', mendahulukan umrah baru kemudian berhaji) hanyalah sekali saja seumur hidup, dan selebihnya adalah sunnah.

Dan barangsiapa mengingkari kewajiban haji bagi yg mampu, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dan tidak memerlukan sesuatupun dari semesta alam ini ...

Senin, 13 Oktober 2014

Dialog Allah dengan Hamba yang dikehendakiNya mengenai calon Penduduk Surga

Telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Rasyid telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin 'Iyyasy dari Humaid berkata, "Aku mendengar Anas radliyallahu'anhu berkata, "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika hari kiamat tiba, maka aku diberi syafaat, lantas aku berkata: 'Wahai rabb, tolong masukkanlah ke dalam surga siapa saja yang dalam hatinya masih ada sebiji sawi iman.' Lantas mereka pun masuk, kemudian aku berkata: 'Masukkanlah dalam surga siapa saja yang dalam hatinya ada iman sekalipun dalam tingkatan paling rendah." Anas berkata, "Seakan aku melihat jari-jari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."
(No. Hadist: 6955 dari KITAB SHAHIH BUKHARI)

Jumat, 10 Oktober 2014

Bolehkah Memakan Hewan yg Meragukan, Apakah sdh disebut nama Allah ataukah tidak?

QS.6. Al An'aam:

فَكُلُواْ مِمَّا ذُكِرَ ٱسْمُ ٱللَّهِ عَلَيْهِ إِن كُنتُم بِئايَـٰتِهِ مُؤْمِنِينَ

118. Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayatNya. 

وَلاَ تَأْكُلُواْ مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ ٱسْمُ ٱللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ وَإِنَّ ٱلشَّيَـٰطِينَ لَيُوحُونَ إِلَىٰۤ أَوْلِيَآئِهِمْ لِيُجَـٰدِلُوكُمْ وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ

121. Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya[Yaitu dengan menyebut nama selain Allah]. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik. 

Bab: Hewan yang disembelih atas nama sesembahan / selain Allah
Telah menceritakan kepada kami Mu'alla bin Asad berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz -yaitu Ibnul Mukhtar- berkata, telah mengabarkan kepada kami Musa bin Uqbah ia berkata; telah mengabarkan kepadaku Salim Bahwasanya ia mendengar Abdullah menceritakan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Bahwasanya beliau berjumpa dengan Zaid bin Amru bin Nufail di bawah Baldah -dan itu adalah ketika belum turun wahyu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam-, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian menyodorkan kepadanya nampan berisi daging, namun ia enggan untuk memakannya. Beliau pun bersabda: "Sesungguhnya aku tidak makan apa yang kalian sembah untuk sesembahan kalian, dan aku juga tidak makan sesuatu yang tidak disebut nama Allah atasnya." (No. Hadist: 5075  dari KITAB SHAHIH BUKHARI)

--> Haram memakan Hewan yang disembelih atas nama sesembahan / selain Allah

Kamis, 09 Oktober 2014

Jangan Takut terhadap orang² yang berdosa

Sesungguhnya didunia ini terdapat bermacam-macam manusia ...
Ada yang jahat dan ada pula yang baik ...
Ada yang ikhlas dan ada pula yang berkhianat ...

Demikian pula yang memeluk agama Islam ...
Ada yang baik, ada pula yang jahat ...
Ada yang hanya berpura-pura, ada pula yang bersungguh-sungguh ...

Senin, 06 Oktober 2014

Larangan melontarkan ucapan-ucapan buruk kepada seseorang


Janganlah suka mengumpat ...
Janganlah suka mengutuk ...
Jangan pula suka misuh ...

Jangan suka mencela orang, memaki, menerangkan keburukan-keburukan orang lain, dan menyinggung perasaan seseorang ...
Sesungguhnya Allah tidak menyukai ucapan buruk ...
Kecuali diucapkan oleh orang yang teraniaya, untuk menerangkan keburukan-keburukan orang yang menganiayanya ...

Jika kita melakukan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan orang lain, maka sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Kuasa ...
Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui ...

Kamis, 25 September 2014

Puasa pada hari 'Arafah (disunnahkan)

Sekedar mengingatkan >>>

 Tidak ada hari-hari dimana amalan yang shaleh padanya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini. Yaitu,Sepuluh hari (Pertama Bulan Dzulhijjah). Para sahabat berkata, Wahai Rasulullah,tidak juga jihad dijalan Allah?, Beliau menjawab, Tidak juga jihad dijalan Allah, Kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya, lalu ia tidak kembali dari Jihad itu dengan sesuatu apapun (Syahid).(HR.Al Bukhori)

Senin, 22 September 2014

Disyari'atkannya Ibadah Qurban

Secara etimologi, Qurban berasal dari kata Qaruba yg berarti kedekatan. Secara terminologi adalah upaya pendekatan diri seorang hamba kepada Tuhannya dng media penyembelihan ternak. Secara syar'iyah binatang ternak yg dipaparkan hadits adalah berupa domba/kambing, sapi dan unta.

Pengertian Qurban diberbagai referensi sering tidak dibedakan, sehingga timbul kerancuan. Padahal "penyembelihan ternak" dalam perspektif hadits setidaknya ada empat macam:
1. Penyembelihan ternak terkait dng pelaksanaan ibadah Haji, disebut "Al Hadyu".
2. Penyembelihan ternak terkait sanksi pelanggaran manasik Haji, disebut "Al Dam"
3. Penyembelihan ternak terkait merayakan hari raya Qurban, disebut "Udhiyah".
4. Penyembelihan ternak terkait tasyakkuran kelahiran anak, disebut "Aqiqah".