Senin, 24 November 2014

Ingin menjadi Pejabat atau Pemimpin ?

Jangan sekali-kali berkeinginan jadi pejabat ...
Banyak orang yg dulunya idealis, mengatakan mampu menjadi orang yg jujur dan amanah ...
Namun karena terjebak oleh sistem, akhirnya luntur juga, bahkan bisa lebih dahsyat kejahatannya dari para pendahulunya ...

Jika keinginan unt jadi pejabat hanya karena ingin kaya, ingin meluaskan koneksi dll sebaiknya jangan jadi pejabat dan tepislah angan-angan itu ...
Jika keinginan unt jadi pejabat unt mensejahterakan rakyatnya, maka silahkan, namun harus diperhatikan:
1. Yang makmur hrs rakyatnya dulu, tdk boleh ada rakyat yg kelaparan. Jadi pejabat jng makan dulu sebelum rakyatnya makan
2. Utamakan melayani rakyat, jng sampai pejabat itu bs tidur pulas, sebelum rakyatnya bs tidur pulas karena makmur.
Jika tdk sanggup jangan jadi pejabat!
Takutlah dng hisab yang sulit karena tingkah polah ketika menjabat ...

Sesungguhnya hidup ini hanya sebentar ...
Dan kehidupan setelah kematian jauuuh lebih lama ...
Kita hidup paling 60 tahunan, tp hari kiamat, hisab dll, bisa trilyunan tahun hingga tak terbatas !
Biarkanlah mereka menzholimi kita dengan tingkah mereka ...
Kita merasakan kezholiman mereka hanya sebentar ...
Ingatlah kehidupan dunia lebih jauh pendek dari kehidupan akhirat ...

Wahai para pemimpin ...
Jika tiap hari ada 10 juta orang engkau zholimi, tinggal dikalikan berapa lama engkau menjabat, dan hasilnya menjadi berapa lama susahnya anda dalam menjalani SIDANG di hadapan Allah kelak???
Dan berapa lama juga hukuman dan kedahsyatannya yg akan engkau terima ?
Takutlah wahai orang yg bertakwa unt menjadi pemimpin yg tdk amanah!

Senin, 17 November 2014

Keburukan dan Tercelanya Orang Munafik

Sesungguhnya orang² munafik benar² bermuka dua ...
Dihadapan orang beriman mereka mengaku beriman dan termasuk kedalam golongan orang² yang beriman ...
Namun ketika pergi, dalam hatinya mengolok² akan kebodohan orang² mukmin yang mau saja dibodohi ...

Ketika berhadapan dng orang² yang suka mabuk², orang² munafik juga ikut²an kedalam kelompok mereka ...
Ketika berhadapan dng orang² yang suka bermain perempuan, orang² munafik juga ikut²an kedalam kelompok mereka ...
Aksi tipu-menipu, dengan dihiasi perkataan yang sangat memikat akan mereka lakukan ...
Hanya demi proyek dunia ...
Untuk mendapatkan proyek dunia, apapun dilakukan ...
Mereka lupa bahwa sesungguhnya Allah mengetahui bahwa orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta ...

Senin, 10 November 2014

Etika Buang Air kecil Dan Makan atau Minum

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'aib berkata, telah mengabarkan kepada kami Abu Az Zinad bahwa 'Abdurrahman bin Hurmuz Al A'raj menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar Abu Hurairah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kita adalah orang yang datang terakhir dan akan menjadi yang pertama pada hari kiamat."(No. Hadist: 231 dari KITAB SHAHIH BUKHARI)

Senin, 03 November 2014

Jangan Menasabkan diri bukan kepada ayahnya

Anak angkat dengan anak kandung jelas sangat berbeda ...
Janganlah mengaku ayah kepada orang lain, padahal ia mengetahui kalau ia itu bukan ayah kandungnya ...
Barangsiapa menasabkan diri kepada selain ayahnya padahal ia tahu bukan ayahnya maka surga haram baginya ...

Janganlah pula membenci ayah-ayah kita, walaupun ia sangat jahat atau tidak pernah merawat dan memelihara kita ...
Karena Rasulullah SAW melarang keras, siapa saja yang membenci ayahnya sendiri ...
Berhati-hatilah dengan masalah pengakuan ayah yang bukan ayah kandung, dan juga janganlah membenci ayah kandung kita ...

Selasa, 28 Oktober 2014

Sunnahnya Berpuasa di Bulan Muharram

Sekedar mengingatkan >>>

Dari Abu Hurairah r.a., katanya :
"Ditanyakan kepada Rasululloh SAW. : " Sholat apakah yang lebih utama setelah sholat fardlu ?". Kata Nabi SAW : " Yaitu sholat tengah malam ". Tanya mereka lagi: "Puasa apakah yang lebih utama setelah puasa Romadlon ?". Ujar Nabi SAW. : " Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharrom ".
(Riwayat Ahmad, Muslim dan Abu Dawud)

Dari Ibnu Abbas ra. katanya :
"Nabi SAW. datang ke Madinah, dan dilihatnya orang-orang Yahudi berpuasa pada hari 'Asyura. Maka tanya Nabi : "Ada apa ini ?". Kata mereka : "Hari baik, pada waktu dimana Allah membebaskan Nabi Musa dan Bani Israil dari musuh mereka, hingga dipuasakan oleh Musa ". Maka sabda Nabi SAW. : "Saya lebih berhak terhadap Musa daripada kamu". Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa. (H.R. Bukhory dan Muslim)

Senin, 27 Oktober 2014

Jangan membanding-bandingkan diantara para Nabi

Sesungguhnya para Rasul Allah telah beriman terlebih dahulu kepada Allah daripada kaumnya ..
Kemudian diikuti oleh orang-orang yang beriman kepada RasulNya ...
Demikian pula Muhammad SAW. telah beriman kepada Allah dan Al Quran yang diturunkan kepadanya ...
Yang juga diikuti oleh orang-orang yang beriman kepada Muhammad SAW. ...

Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya ...
Mereka semua mengatakan: "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun dengan yang lain dari rasul-rasul-Nya" ...
Dan mereka juga mengatakan: "Kami dengar dan kami taati" ...
Kemudian mereka berdoa: "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali ...

Pernah terjadi pada jaman Rasulullah SAW...
Seorang Yahudi ditampar wajahnya oleh seorang laki² Anshor ...
Karena Yahudi itu telah mengagungkan Nabi Musa as., padahal pada saat itu Rasulullah SAW. ada diantara mereka ...
Orang Yahudi itu tidak terima ditampar wajahnya oleh seorang laki² Anshor, kemudian mengadukan hal ini kepada Rasulullah SAW. ...
Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam murka dan itu terlihat dari wajahnya ...
Dan beliau bersabda: Janganlah kalian membeda-bedakan antara para utusan Allah! ...

Senin, 20 Oktober 2014

Manasik Haji dan Beberapa Permasalahannya

QS.3. Ali 'Imran:

فِيهِ ءَايَـٰتٌ بَيِّـنَـٰتٌ مَّقَامُ إِبْرَٰهِيمَ وَمَن دَخَلَهُ كَانَ ءَامِناً وَلِلَّهِ عَلَى ٱلنَّاسِ حِجُّ ٱلْبَيْتِ مَنِ ٱسْتَطَـٰعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱلله غَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَـٰلَمِينَ

97. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim[ tempat Nabi Ibrahim a.s. berdiri membangun Ka'bah]; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah[orang yang sanggup mendapatkan perbekalan dan alat-alat pengangkutan serta sehat jasmani dan perjalananpun aman]. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. 

Sesungguhnya mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang (mampu):
1. Sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah
2. Sanggup menyediakan perbekalan, baik bagi dirinya sendiri ataupun bagi keluarga yang ditinggalkannya.
3. Sanggup menyediakan alat-alat pengangkutan.
4. Sehat jasmani
5. Perjalanan aman.

Kewajiban berhaji (dan umrah, umrah yang dilakukan satu paket dengan haji, dengan beberapa cara, misal: haji tamattu', mendahulukan umrah baru kemudian berhaji) hanyalah sekali saja seumur hidup, dan selebihnya adalah sunnah.

Dan barangsiapa mengingkari kewajiban haji bagi yg mampu, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dan tidak memerlukan sesuatupun dari semesta alam ini ...

Senin, 13 Oktober 2014

Dialog Allah dengan Hamba yang dikehendakiNya mengenai calon Penduduk Surga

Telah menceritakan kepada kami Yusuf bin Rasyid telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin 'Iyyasy dari Humaid berkata, "Aku mendengar Anas radliyallahu'anhu berkata, "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika hari kiamat tiba, maka aku diberi syafaat, lantas aku berkata: 'Wahai rabb, tolong masukkanlah ke dalam surga siapa saja yang dalam hatinya masih ada sebiji sawi iman.' Lantas mereka pun masuk, kemudian aku berkata: 'Masukkanlah dalam surga siapa saja yang dalam hatinya ada iman sekalipun dalam tingkatan paling rendah." Anas berkata, "Seakan aku melihat jari-jari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."
(No. Hadist: 6955 dari KITAB SHAHIH BUKHARI)

Jumat, 10 Oktober 2014

Bolehkah Memakan Hewan yg Meragukan, Apakah sdh disebut nama Allah ataukah tidak?

QS.6. Al An'aam:

فَكُلُواْ مِمَّا ذُكِرَ ٱسْمُ ٱللَّهِ عَلَيْهِ إِن كُنتُم بِئايَـٰتِهِ مُؤْمِنِينَ

118. Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayatNya. 

وَلاَ تَأْكُلُواْ مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ ٱسْمُ ٱللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ وَإِنَّ ٱلشَّيَـٰطِينَ لَيُوحُونَ إِلَىٰۤ أَوْلِيَآئِهِمْ لِيُجَـٰدِلُوكُمْ وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ

121. Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya[Yaitu dengan menyebut nama selain Allah]. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik. 

Bab: Hewan yang disembelih atas nama sesembahan / selain Allah
Telah menceritakan kepada kami Mu'alla bin Asad berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz -yaitu Ibnul Mukhtar- berkata, telah mengabarkan kepada kami Musa bin Uqbah ia berkata; telah mengabarkan kepadaku Salim Bahwasanya ia mendengar Abdullah menceritakan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Bahwasanya beliau berjumpa dengan Zaid bin Amru bin Nufail di bawah Baldah -dan itu adalah ketika belum turun wahyu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam-, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian menyodorkan kepadanya nampan berisi daging, namun ia enggan untuk memakannya. Beliau pun bersabda: "Sesungguhnya aku tidak makan apa yang kalian sembah untuk sesembahan kalian, dan aku juga tidak makan sesuatu yang tidak disebut nama Allah atasnya." (No. Hadist: 5075  dari KITAB SHAHIH BUKHARI)

--> Haram memakan Hewan yang disembelih atas nama sesembahan / selain Allah

Kamis, 09 Oktober 2014

Jangan Takut terhadap orang² yang berdosa

Sesungguhnya didunia ini terdapat bermacam-macam manusia ...
Ada yang jahat dan ada pula yang baik ...
Ada yang ikhlas dan ada pula yang berkhianat ...

Demikian pula yang memeluk agama Islam ...
Ada yang baik, ada pula yang jahat ...
Ada yang hanya berpura-pura, ada pula yang bersungguh-sungguh ...

Senin, 06 Oktober 2014

Larangan melontarkan ucapan-ucapan buruk kepada seseorang


Janganlah suka mengumpat ...
Janganlah suka mengutuk ...
Jangan pula suka misuh ...

Jangan suka mencela orang, memaki, menerangkan keburukan-keburukan orang lain, dan menyinggung perasaan seseorang ...
Sesungguhnya Allah tidak menyukai ucapan buruk ...
Kecuali diucapkan oleh orang yang teraniaya, untuk menerangkan keburukan-keburukan orang yang menganiayanya ...

Jika kita melakukan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan orang lain, maka sesungguhnya Allah Maha Pema'af lagi Maha Kuasa ...
Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui ...

Kamis, 25 September 2014

Puasa pada hari 'Arafah (disunnahkan)

Sekedar mengingatkan >>>

 Tidak ada hari-hari dimana amalan yang shaleh padanya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini. Yaitu,Sepuluh hari (Pertama Bulan Dzulhijjah). Para sahabat berkata, Wahai Rasulullah,tidak juga jihad dijalan Allah?, Beliau menjawab, Tidak juga jihad dijalan Allah, Kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya, lalu ia tidak kembali dari Jihad itu dengan sesuatu apapun (Syahid).(HR.Al Bukhori)

Senin, 22 September 2014

Disyari'atkannya Ibadah Qurban

Secara etimologi, Qurban berasal dari kata Qaruba yg berarti kedekatan. Secara terminologi adalah upaya pendekatan diri seorang hamba kepada Tuhannya dng media penyembelihan ternak. Secara syar'iyah binatang ternak yg dipaparkan hadits adalah berupa domba/kambing, sapi dan unta.

Pengertian Qurban diberbagai referensi sering tidak dibedakan, sehingga timbul kerancuan. Padahal "penyembelihan ternak" dalam perspektif hadits setidaknya ada empat macam:
1. Penyembelihan ternak terkait dng pelaksanaan ibadah Haji, disebut "Al Hadyu".
2. Penyembelihan ternak terkait sanksi pelanggaran manasik Haji, disebut "Al Dam"
3. Penyembelihan ternak terkait merayakan hari raya Qurban, disebut "Udhiyah".
4. Penyembelihan ternak terkait tasyakkuran kelahiran anak, disebut "Aqiqah".

Kamis, 18 September 2014

Cinta

Cintailah Allah dengan mengingat semua nikmat gratis yang telah diberikan ...
Cintailah Allah dengan memikirkan dan merenungkan alam semesta ini ...
Cintailah Allah dengan memikirkan dan merenungkan bagaimanakah kita dan semua makhluk lain diciptakan ...

Cintailah agama Islam dengan mencintai Allah ...
Cintailah Rasulullah SAW. dengan mencintai Allah ...
Cintailah keluarga Nabi Muhammad SAW. dengan mencintai Nabi Muhammad SAW ...

Cintailah para sahabat terdekat Nabi SAW dengan mencintai Nabi Muhammad SAW ...
Walaupun amal kebaikan kita tidak sebanyak mereka ...
Namun, dng mencintai mereka, kita berharap bisa bersama-sama dng mereka di akhirat kelak ...

Senin, 15 September 2014

Larangan Melaknat sembarangan

Janganlah melaknat sembarangan ...
Apabila seseorang itu melakukan kekhilafan ...
Padahal sehari-harinya ia termasuk orang yang mencintai Allah dan rasul-Nya ...

Sehari-harinya ia melakukan apa² yang diperintahkan Allah melalui NabiNya ...
Ia Sholat, berzakat, puasa, dan pergi Haji ...
Namun karena suatu kekhilafan ia melakukan dosa ...

Biarkanlah Allah yang memutuskan, setelah hukumNya diterapkan padanya ...
Apakah ia akan diampuni ataukah akan disiksa oleh Allah ...
Bukanlah hak kita untuk menghakiminya ...

Karena kita sendiri juga belum tentu lebih baik dari dia ...
Kita sendiri belum dijamin masuk Surga walaupun merasa melakukan perbuatan para calon penduduk Surga ...
Siapakah yang dapat menentukan? Allah ataukah kita ?

Senin, 08 September 2014

Jangan Menjemput Kematian namun Bersabarlah

Meskipun sudah merasa jenuh dan sangat berputus-asa ...
Karena sangat beratnya cobaan yang diterima ...
Meskipun merasa memiliki pahala yang banyak ...
Karena ibadahnya selama ini ...

Tetap saja jangan berusaha untuk mati ...
Jangan membunuh diri sendiri, apapun alasannya ...
Tetaplah sabar, dan terus berdoa ...
Berdoa dengan segala kerendahan dan kelemahan hati ...
Supaya ditolong dan diringankan beban berat yang diterimanya ...

Ya Allah tolonglah aku ... Ya Allah kasihanilah aku ...
Ya Allah ringankanlah bebanku ini ...
Berikanlah aku pertolonganMu ...
Karena sesungguhnya aku hanyalah hambaMu yang sangat lemah ...
Aku takut murka-Mu dan Neraka-Mu ya Allah ...
Ya Allah tolonglah aku ...

Sungguh ada seorang hamba yang melakukan amalan-amalan penghuni neraka ...
Namun berakhir menjadi penghuni surga ...
Dan ada seorang hamba yang mengamalkan amalan-amalan penghuni surga ...
Namun berakhir menjadi penghuni neraka ...
Sungguh amalan itu ditentukan dengan penutupan, yakni sesaat sebelum maut ...
Saat² itu, apakah dia dalam keadaan beriman ataukah tidak?
Atau bagaimanakah maut itu didapatkan? dia sengaja menjemputnya(bunuh diri) ataukah dijemput oleh maut?

Senin, 01 September 2014

Kerasnya larangan berkhianat dan Tidak ada yang lebih Sabar kecuali Allah

Janganlah mengkhianati Allah dan RasulNya ...
Janganlah pula mengkhianati amanat-amanat yang telah dipercayakan kepada kita ...
Jangan melakukan korupsi, atau apapun juga yang sejenis ...

Pernah terjadi terhadap seorang budak Nabi SAW. (pemberian seseorang dari Judzam) ...
Budak itu bernama Rifa’ah bin Zaid dari Bani Dhubaib ...
Saat itu, budak Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam berdiri untuk melepas pelananya ...
Tiba-tiba ia terkena anak panah dan itulah saat kematiannya ...
Kemudian para sahabat berkata: Kami senang ia gugur syahid wahai Rasulullah.
Namun Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam menjawab: Tidak! Demi Zat yang menguasai Muhammad. Sesungguhnya sebuah mantel akan mengobarkan api neraka atasnya. Mantel itu ia ambil dari harta rampasan perang Khaibar, yang bukan jatahnya.
Para sahabat menjadi takut.
Lalu seseorang datang membawa seutas atau dua utas tali sandal, seraya berkata: Wahai Rasulullah, aku mendapatkannya pada waktu perang Khaibar. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Seutas tali (atau dua utas tali) sandal dari neraka.

Senin, 25 Agustus 2014

Jangan suka Memprovokasi

Sesungguhnya memprovokasi orang lain itu diharamkan ...
Memprovokasi supaya melakukan tindakan yang brutal ...
Atau melakukan perkelahian masal ...
Yang tidak ada dasar yang kuat untuk melakukannya, namun melakukannya hanya karena hasutan oleh para provokator ...

Tidak tahu benar atau salah, dan tidak menyelidiki kebenarannya ...
Namun malah terprovokasi untuk melakukan tindakan brutal ...
Orang yang memprovokasi dan yang terprovokasi sama² telah melakukan tindakan yang di haramkan Allah ...

Pernah terjadi pada suatu peperangan ...
Tiba-tiba seorang laki-laki dari kaum Muhajirin mendorong seseorang dari kalangan Anshar ...
Kemudian sang Anshar pun berseru, "Wahai orang-orang Anshar."
Dan sang Muhajir pun berseru, "Wahai orang-orang Muhajirin."
Sehingga hampir² terjadi perkelahian dua kelompok besar, karena provokasi dua orang itu (sahabat Muhajirin dan Anshar) ...
Maka Allah memperdengarkan ungkapan itu pada Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wasallam ...
Maka beliau pun bersabda: "Apa-apaan ini?"
Kemudian para sahabat menjelaskan kejadian yang sebenarnya ...
Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tinggalkanlah perbuatan itu, sebab itu adalah kebusukan."