Senin, 12 Agustus 2013

Cerita tentang Ummu Zara` Radhiyallahu’anha

  • Hadis riwayat Aisyah Radhiyallahu’anha, ia berkata: Pernah sebelas orang wanita duduk berkumpul saling berjanji dan bersepakat untuk tidak menutup-nutupi keadaan suami-suami mereka. Wanita pertama mengatakan: Suamiku seperti daging unta yang kurus berada di puncak gunung yang sukar didaki, tidak datar sehingga mudah dilalui dan tidak juga gemuk sehingga dapat dipindah-pindahkan. Wanita kedua mengatakan: Suamiku, aku terpaksa tidak dapat menuturkan mengenai keadaannya karena aku khawatir tidak dapat meninggalkannya. Jika aku menyebutkan sama halnya aku mengungkapkan rahasia aibnya. Wanita ketiga mengatakan: Suamiku berperawakan tinggi sekali. Jika aku berbicara maka aku akan diceraikannya dan jika aku diam aku pun akan dibiarkannya tanpa dicerai dan dikawinkan (muallaqah).

Minggu, 11 Agustus 2013

Keutamaan Sahabat Nabi SAW (18-22)

  1. Di antara keutamaan Bilal Radhiyallahu’anhu
    • Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Selesai salat Subuh, Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bertanya kepada Bilal: Wahai Bilal! Ceritakan kepadaku tentang perbuatan yang paling bermanfaat yang telah kamu lakukan setelah memeluk Islam. Karena semalam aku mendengar suara langkah sandalmu di depanku dalam surga. Bilal berkata: Aku tidak pernah melakukan suatu amalan yang paling bermanfaat setelah memeluk Islam selain aku selalu berwudu dengan sempurna pada setiap waktu malam dan siang kemudian melakukan salat sunat dengan wuduku itu sebanyak yang Allah kehendaki. (Shahih Muslim No.4497)

Sabtu, 10 Agustus 2013

Keutamaan Sahabat Nabi SAW (14-17)

  1. Di antara keutamaan Fatimah Radhiyallahu’anha, putri Nabi Shallallahu alaihi wassalam
    • Hadis riwayat Miswar bin Makhramah Radhiyallahu’anhu: Bahwa dia pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda dari atas mimbar: Sesungguhnya keluarga Bani Hisyam bin Mughirah meminta restu kalau mereka akan menikahkan putri mereka dengan Ali bin Abu Thalib. Tentu saja aku tidak merestui, aku tidak merestui, sekali lagi aku tidak merestui kecuali jika Ali bin Abu Thalib berkenan menceraikan putriku terlebih dahulu kemudian menikahi putri mereka tersebut. Karena putriku adalah bagian dari diriku, apa yang menggangguku akan mengganggunya dan apa yang menyakitkan aku akan menyakitkan dirinya. (Shahih Muslim No.4482)
    • Hadis riwayat Aisyah Radhiyallahu’anha: Bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam memanggil putrinya Fatimah Radhiyallahu’anha, kemudian beliau membisikkan sesuatu kepadanya sehingga ia pun menangis kemudian beliau membisikkannya lagi sampai ia tertawa. Setelah itu Aisyah berkata: Aku bertanya kepada Fatimah: Apakah yang dibisikkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam itu kepadamu sehingga kamu menangis, kemudian apa lagi yang dibisikkan kepada kamu sehingga kamu tertawa? Fatimah menjawab: Beliau membisikkan kepadaku untuk mengabarkan kepadaku berita kemangkatannya lalu aku pun menangis kemudian beliau membisikkan lagi kepadaku untuk mengabarkan kepadaku bahwa aku adalah orang yang pertama kali menyusul beliau dari keluarganya lalu aku pun tertawa. (Shahih Muslim No.4486)

Selasa, 25 Juni 2013

Di antara keutamaan Aisyah Radhiyallahu’anha

    • Hadis riwayat Aisyah Radhiyallahu’anha, ia berkata: Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam pernah bersabda: Tiga malam aku bermimpi melihat kamu. Malaikat datang kepadaku mengantarkanmu dengan memakai sepotong baju sutera seraya berkata: Inilah istrimu. Ketika aku buka wajahmu, ternyata itu memang benar-benar kamu. Lalu aku katakan: Kalau itu memang datang dari sisi Allah, maka Allah pasti akan menjadikannya kenyataan. (Shahih Muslim No.4468)

Senin, 24 Juni 2013

Keutamaan Sahabat Nabi SAW (8-11)

  1. Di antara keutamaan Hasan dan Husain Radhiyallahu’anhu
    • Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu: Dari Nabi Shallallahu alaihi wassalam bahwa sesungguhnya beliau pernah berdoa untuk Hasan: Ya Allah! Sesungguhnya aku sangat mencintainya, maka cintailah dia dan cintailah orang yang mencintainya. (Shahih Muslim No.4445)
    • Hadis riwayat Barra’ bin Azib Radhiyallahu’anhu dia berkata: Aku pernah menyaksikan Hasan bin Ali berada dalam pelukan Nabi Shallallahu alaihi wassalam, beliau berdoa: Ya Allah! Sesungguhnya aku sangat mencintainya, maka cintailah dia. (Shahih Muslim No.4447)

Kamis, 20 Juni 2013

Keutamaan Hasan dan Husain Radhiyallahu’anhu

  • Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu: Dari Nabi Shallallahu alaihi wassalam bahwa sesungguhnya beliau pernah berdoa untuk Hasan: Ya Allah! Sesungguhnya aku sangat mencintainya, maka cintailah dia dan cintailah orang yang mencintainya. (Shahih Muslim No.4445)

Senin, 17 Juni 2013

Keutamaan Abu Ubaidah bin Jarrah Radhiyallahu’anhu

  • Hadis riwayat Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Sesungguhnya setiap umat itu memiliki seorang kepercayaan dan sesungguhnya orang kepercayaan kita wahai umatku ialah Abu Ubaidah bin Jarrah Radhiyallahu’anhu. (Shahih Muslim No.4442)

Kamis, 13 Juni 2013

Keutamaan Thalhah Radhiyallahu’anhu dan Zubair Radhiyallahu’anhu

  • Hadis riwayat Thalhah Radhiyallahu’anhu dan Saad Radhiyallahu’anhu: Dari Abu Usman ia berkata: Tidak ada yang tinggal bersama Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam pada hari di mana beliau berperang selain Thalhah dan Saad. Secara langsung keduanya menceritakan itu kepadaku. (Shahih Muslim No.4435)

Senin, 10 Juni 2013

Keutamaan Saad bin Abu Waqqash Radhiyallahu’anhu

  • Hadis riwayat Aisyah Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Pada suatu malam Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam merasa sulit tidur lalu beliau berkata sendiri: Kalau saja pada malam hari ini ada seorang sahabatku yang saleh sudi menjagaku. Aisyah berkata: Tiba-tiba kami mendengar suara ayunan pedang. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bertanya: Siapa ini? Ia menjawab: Saad bin Abu Waqqash wahai Rasulullah, aku datang untuk menjagamu. Aisyah berkata: Sesaat kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam tertidur sampai Aku mendengar suara dengkurnya. (Shahih Muslim No.4427)

Kamis, 06 Juni 2013

Keutamaan Sahabat Ali Bin Abu Thalib Radhiyallahu’anhu

  • Hadis riwayat Saad bin Abu Waqqash Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam berkata kepada Ali bin Abu Thalib: Sesungguhnya kedudukanmu terhadapku adalah seperti kedudukan Harun terhadap Musa, hanya saja tidak ada seorang nabi pun sesudahku. (Shahih Muslim No.4418)

Senin, 03 Juni 2013

Keutamaan Sahabat Usman Bin Affan Radhiyallahu’anhu

  • Hadis riwayat Abu Musa Al-Asy`ari Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Tatkala Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam berada dalam salah satu kebun Madinah sedang bersandar dengan menancapkan sebatang kayu antara air dan tanah tiba-tiba datang seseorang yang ingin menemui Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam Beliau bersabda kepada pelayan: Bukakanlah pintu dan sampaikan kepadanya kabar gembira dengan memasuki surga. Orang tersebut ternyata adalah Abu Bakar. Aku pun membukakannya dan menyampaikan kabar gembira tentang surga. Tak lama kemudian datang lagi seseorang minta dibukakan. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Bukakanlah pintu dan sampaikan kabar gembira kepadanya mengenai surga. Aku beranjak dan ternyata orang tersebut adalah Umar. Aku pun membukakannya dan menyampaikan kabar gembira tentang surga. Kemudian datang lagi seseorang yang juga ingin dibukakan. Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam duduk dan bersabda: Bukakanlah pintu dan sampaikanlah kabar gembira tentang surga dengan musibah yang akan menimpa. Aku pun pergi menemui orang itu, ternyata dia adalah Usman bin Affan. Aku bukakan pintu untuknya dan menyampaikan kepadanya berita gembira tentang surga. Usman lalu berkata: Ya Allah, (berilah) kesabaran atau Allah-lah Yang Maha Penolong. (Shahih Muslim No.4416)

Kamis, 30 Mei 2013

Keutamaan Sahabat Umar bin Khathab Radhiyallahu’anhu

  • Hadis riwayat Ali Radhiyallahu’anhu: Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu berkata: Jasad Umar bin Khathab Radhiyallahu’anhu dibaringkan di atas tempat tidurnya kemudian orang-orang mengerumuninya, mereka mendoakan, memuji dan menyalatkan sebelum diangkat (ke kuburnya) dan aku berada di antara mereka. Kemudian dia melanjutkan: Tidak ada yang menarik perhatianku kecuali dengan seorang lelaki yang menarik pundakku dari belakang, maka aku pun menoleh ke arahnya, ternyata dia adalah Ali yang turut berduka cita atas meninggalnya Umar. Kemudian dia berkata: Tidak ada orang yang lebih aku sukai ketika berjumpa dengan Allah dengan seperti amal perbuatannya daripada engkau, mudah-mudahan Allah menempatkanmu bersama dua orang sahabatmu. Dalam hal ini aku sering mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Saya datang bersama Abu Bakar dan Umar. Aku masuk surga bersama Abu Bakar dan Umar. Dan aku pun keluar bersama Abu Bakar dan Umar. Sungguh aku berharap semoga Allah berkenan mempertemukanmu dengan mereka. (Shahih Muslim No.4402)

Senin, 27 Mei 2013

Keutamaan Sahabat Abu Bakar Sidik Radhiyallahu’anhu

  • Hadis riwayat Abu Bakar Sidik Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Aku melihat kaki orang-orang musyrik di atas kepala kami tatkala kami berada dalam gua. Aku berkata: Wahai Rasulullah kalau saja salah seorang dari mereka melihat ke kedua kakinya sendiri, niscaya dia akan melihat kita yang berada di bawahnya. Beliau bersabda: Wahai Abu Bakar, apa dugaanmu yang bakal terjadi pada dua orang di mana yang ketiganya adalah Allah. (Shahih Muslim No.4389)

Senin, 20 Mei 2013

Jangan Membenci Jibril as atau sunnah Nabi SAW dan Sahabat² beliau

QS 2. Al Baqarah: 97

قُلْ مَن كَانَ عَدُوّاً لِّجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ ٱللَّهِ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ

"Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. "
 (Katakanlah kepada mereka, "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril maka silakan ia binasa dengan kebenciannya itu! Maka sesungguhnya Jibril itu menurunkan Alquran ke dalam hatimu dengan seizin atau perintah Allah, membenarkan apa-apa yang berada di hadapannya, yaitu kitab-kitab suci yang turun sebelumnya dan menjadi petunjuk dari kesesatan serta berita gembira berupa surga bagi orang-orang yang beriman).

Senin, 13 Mei 2013

Gunung-pun Takut kepada Allah

Kalau sekiranya Allah menurunkan Alquran kepada sebuah gunung lalu dijadikan-Nya pada gunung tersebut akal sebagaimana manusia ...
Pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah ...
Dan perumpamaan-perumpamaan itu dibuat untuk manusia supaya mereka berpikir, sehingga mereka mau beriman ...

Selasa, 07 Mei 2013

Beberapa Hal Mengenai Kedengkian Mereka terhadap Al Qur'an

QS:18. Al Kahfi:

حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ مَغْرِبَ ٱلشَّمْسِ وَجَدَهَا تَغْرُبُ فِى عَيْنٍ حَمِئَةٍ وَوَجَدَ عِندَهَا قَوْماً قُلْنَا يٰذَا ٱلْقَرْنَيْنِ إِمَّآ أَن تُعَذِّبَ وَإِمَّآ أَن تَتَّخِذَ فِيهِمْ حُسْناً

86. Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.
___________

Senin, 06 Mei 2013

Tokoh-tokoh yang Terkenal Meriwayatkan Cerita-cerita Israiliyyat (bag.7 dari 7)

Nama-nama seperti Abu Hurairah, Abdullah Ibn Abbas serta Abdullah Ibn Amr Ibn al-'Ash, merupakan sederetan tokoh dari golongan sahabat yang dikenal telah meriwayatkan cerita-cerita dari Muslim Ahl al-Kitab. Mereka mengambil keterangan-keterangan yang perinci dari kitab-kitab Ahl al-Kitab sebagai pendukung dan penjelas cerita-cerita dalam al-Quran yang masih global sifatnya. Dalam periwayatn cerita-cerita ini, mereka menggunakan metodologi analisis yang kuat sebagaimana yang telah digariskan oleh Nabi SAW. Para sahabat mempertimbangkan secara mendalam terhadap cerit-cerita Ahl al-Kitab tersebut. Maka apabila berkesuaian dengan syariat Islam, mereka akan membenarkannya dan memakainya sebagai penjelas atas kisah-kisah yang termuat dalam al-Quran. Numun sebaliknya, jika menyalahi ketetapan-ketetapan syariat Islam maka dengan tegas mereka akan menolaknya. Dan perlu digaris bawahi bahwa riwayat-riwayat yang mereka ambil hanyalah riwayat yang berhubungan dengan kisah-kisah saja, tidak lebih dari itu. Sehingga riwayat-riwayat yang berkaitan dengan akidah maupun hukum, niscaya mereka tolak[1]. Selain itu para sahabat juga menolak mepertanyakan cerita maupun persoalan yang bersifat sia-sia., seperti mempertanyakan warna anjing Ashab al-Kahfi, juga jenis kayu tongkat Nabi Musa, nama pemuda yang dibunuh oleh Nabi Kidr, ataupun jenis kayu yang digunakan dalam membuat perahu Nabi Yunus.[2] Adapun cerita Israiliyyat yang didiamkan oleh syariat mereka bersikap tawaquf dan lebih baik menghindarinya.