Senin, 27 Januari 2014

Menunaikan Hak

Hak-hak yang wajib ditunaikan seorang insan sangat banyak. Disana ada hak Allah Ta'ala, hak keluarga, hak diri pribadi maupun hak orang lain. Tahukah kamu bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membagi waktunya dalam sehari untuk menunaikan hak-hak tersebut?

Anas bin Malik radhiallaahu anhu menuturkan: "Tiga orang sahabat pernah datang ke rumah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk menanyakan ibadah yang beliau lakukan. Setelah diceritakan tentang ibadah beliau, mereka merasa ibadah yang mereka kerjakan terlalu sedikit dibandingkan dengan ibadah beliau. Mereka berkata: "Alangkah jauh kedudukan kita dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! padahal telah diampuni dosa beliau yang lalu maupun yang akan datang. Seorang di antara mereka berkata: "Aku akan shalat malam selamanya."
Yang lain berkata: "Sedangkan aku akan berpuasa terus menerus tanpa berbuka." Seorang lagi berkata: "Adapun aku akan menjauhi wanita dan tidak akan menikah selamanya." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam e mendatangi mereka dan berkata:
"Kaliankah yang mengatakan begini dan begini?! Demi Allah, aku adalah orang yang paling takut kepada Allah Subhanahu wata’ala dan yang paling bertakwa kepada-Nya dari pada kalian semua. Akan tetapi aku berpuasa dan berbuka, aku shalat malam dan juga tidur, aku juga menikahi wanita. Barangsiapa yang membenci Sunnahku, maka ia bukan termasuk golonganku." (Muttafaq 'alaih)

'Aisyah radhiyallahu 'anha menuturkan: "Setiap kali disampaikan kepada beliau sesuatu yang kurang berkenan dari seseorang, beliau tidak mengatakan: "Apa maunya si 'Fulan' berkata demikian!" Namun beliau mengatakan: "Apa maunya 'mereka' berkata demikian!" (HR. At-Tirmidzi)

Anas bin Malik radhiallaahu anhu menceritakan: "Pernah suatu kali seorang lelaki datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan bekas celupan berwarna kuning pada pakaiannya (bekas za'faran). Biasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sangat jarang menegur sesuatu yang dibencinya pada seseorang di hadapannya langsung. Setelah lelaki itu pergi, beliau pun berkata:
"Alangkah bagusnya bila kalian perintahkan lelaki itu untuk menghilangkan bekas za'faran itu dari bajunya." (HR. Abu Daud & Ahmad)

Abdullah bin Mas'ud Radhiallaahu anhu berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda:
"Inginkah aku kabarkan kepadamu oang yang diselamatkan dari api Neraka, atau dijauhkan api Neraka darinya? Yaitu setiap orang yang ramah, lemah lembut dan murah hati." (HR. At-Tirmidzi) 

-------------
Sumber dicuplik dan diedit dari buku Sehari Di Kediaman Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam, oleh : Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar