Senin, 29 Februari 2016

Keimanan yg Sempurna

Kadangkala beberapa manusia merasa tidak nyaman dng suatu ayat tertentu dalam Al Qur'an ...
Kemudian dengan berbagai alasan, mereka membantah ayat tersebut dengan menunjukkan bukti² keburukannya (yg dibuat2) ...
Mereka merasa lebih paham mengenai ayat tersebut daripada pencipta dirinya sendiri, yakni Allah ...

Sesungguhnya janganlah berbuat demikian ...
Segala sesuatu yg kita sukai belum tentu baik bagi kita ...
Dan segala sesuatu yg kita benci belum tentu buruk bagi kita ...
Janganlah mengharamkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kita ...
Dan janganlah pula menghalalkan apa-apa yang telah Allah haramkan bagi kita ...
Hanya Allah yang Mahamengetahui dan Mahabaik, mengetahui segala sesuatu yg nampak ataupun yg tersembunyi ...

Karena itu, janganlah menolak atau membantah ayat² yg tidak disukai, baik secara terang-terangan atau halus tersembunyi ...
Sehingga katakanlah, "Saya dengar dan saya taati, Ya Allah, ampunilah saya dari segala dosa dan kesalahan" ...
Kewajiban manusia hanyalah menyampaikan, sedangkan yg memberikan petunjuk hanya Allah ...
Jika manusia taat kepada Allah dan RasulNya, niscaya manusia itu mendapat petunjuk ...

Jika ingin selamat dihari yang sangat berat, yakni kiamat ...
Maka hendaknya ia ridlo dan ikhlas terhadap Allah, agamaNya dan RasulNya ...
Sesungguhnya Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu ...
Cintailah Allah dan RasulNya melebihi cinta kepada orang tuanya sendiri, anaknya ataupun kepada manusia seluruhnya ...
Inilah tanda² keimanan yg sempurna ...

Senin, 22 Februari 2016

Sesungguhnya iman itu bisa naik bisa turun

Sesungguhnya iman itu bisa naik bisa turun ...
Supaya iman kita terjaga, maka selalu berkumpullah dng orang² yg sholih ...
Siapakah orang² yang sholih itu ... ?
Yaitu mereka yg selalu sholat fardlu berjamaah di Masjid dengan segera setelah mendengar adzan ...
Dan yang menafkahkan sebagian rejekinya dijalan Allah, misalnya mengeluarkan zakat, infaq dan sodaqoh (atau bahkan berhaji).

Tidaklah iman manusia itu melemah, apabila orang² disekitarnya adalah ahli Masjid ...
Karena setiap imannya melemah, maka segera diingatkan oleh jamaah Masjid lainnya ...
Kunci dari tegaknya agama dan iman adalah pada dakwah ...
Berdakwahlah untuk saling mengingatkan akan kebaikan dan mencegah kemungkaran ...

Cegahlah kebatilan dan kemungkaran, dengan hanya mengharapkan ridloNya ...
Dahulukan kelembutan dan kebijaksanaan, dan jauhilah kekerasan ...
Sesungguhnya dahulu para Nabi diutus untuk memperbaiki dan menyempurnakan akhlaq umatnya ...
Namun kebanyakan manusia malah mengingkarinya ...
Subhanallah ...

Senin, 15 Februari 2016

Bersegeralah dalam melakukan amalan-amalan yang baik

BERSEGERALAH dalam melakukan amalan-amalan yang baik sebelum datangnya tujuh macam perkara:
  1. Kemiskinan yang melalaikan. Dengan kemiskinan, manusia akan terfokuskan hanya mencari nafkah. Karena dia miskin, tentunya tidak punya pilihan dalam mencari nafkah, sehingga seringkali melupakan ibadah atau tidak akan sempat melakukan ibadah.
  2. Kekayaan yang menyebabkan kecurangan. Dengan kekayaan yg melimpah, seringkali manusia melakukan cara-cara yg batil dalam mempertahankan hartanya, atau dalam menambah kekayaan yg dimilikinya. Kecurangan seringkali dilakukan jika tujuannya adalah kekayaan (gemerlapnya dunia). Atau dia tidak melakukan kecurangan, namun karena hartanya banyak, maka ia butuh waktu yg banyak pula unt menjaga dan mengelolanya, sehingga dia akan lalai dengan akhirat.
  3. Sakit yang merusakkan tubuh. Dengan sakit, tubuh menjadi lemah, kebaikan yg biasanya dilakukan dng mudah, setelah sakit, menjadi sangat sulit dan berat.
  4. Usia tua yang menyebabkan kurangnya akal fikiran - yakni akal menjadi tidak normal lagi, ucapan menjadi tidak karuan, tidak jelas dan pikun. 
  5. Kematian yang dapat melenyapnya segala hal. Dengan Kematian, semua amal kebaikan yg pernah dilakukan pasti berhenti. Tidak akan bisa melakukan amal kebaikan lagi setelah kematian, selain amal sewaktu hidup dahulu yg akan terus mengalir (atas kehendak Allah). 
  6. Dajjal, maka ia adalah seburuk-buruknya makhluk ghaib yang dinantikan.
  7. Datangnya hari kiamat, padahal hari kiamat itu suatu peristiwa yang terbesar bencananya serta yang terpahit deritanya.

Senin, 08 Februari 2016

Mengapa Sebuah Negeri yg Penduduknya beriman kepada Allah malah dihancurkanNya?

QS.11. Huud:

فَلَوْلاَ كَانَ مِنَ ٱلْقُرُونِ مِن قَبْلِكُمْ أُوْلُواْ بَقِيَّةٍ يَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْفَسَادِ فِى ٱلأَْرْضِ إِلاَّ قَلِيلاً مِّمَّنْ أَنجَيْنَا مِنْهُمْ وَٱتَّبَعَ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مَآ أُتْرِفُواْ فِيهِ وَكَانُواْ مُجْرِمِينَ

وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ ٱلْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ

116. Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa.

117. Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan. 


Senin, 01 Februari 2016

PENUHILAH panggilan pertama sebelum datangnya panggilan yg kedua

Sesungguhnya panggilan Allah ada 2, PENUHILAH panggilan pertama sebelum datangnya panggilan yg kedua.
Panggilan pertama pasti sangatlah nikmat dan menyenangkan, sedangkan panggilan kedua bisa jadi sangat dahsyat dan mengerikan ...

>> Panggilan pertama adalah adzan (panggilan Allah yg dilakukan oleh para Muadzin), karena itu penuhilah panggilan sholat berjamaah sesegera mungkin di Masjid.
>> Panggilan kedua adalah kematian (panggilan Allah yg dilakukan oleh Malaikat Izroil), jika seseorang itu senang dan ridlo dalam memenuhi panggilan pertama, maka panggilan kedua sangatlah menyenangkan, namun jika panggilan pertama jarang dipenuhi atau bahkan tidak pernah memenuhinya (tidak sholat), maka panggilan kedua sangatlah dahsyat dan mengerikan ...

Barangsiapa ingin selamat pada panggilan kedua, maka hendaknya ia ridlo dan segera dalam mendatangi panggilan pertama ...

Senin, 25 Januari 2016

Keharusan Berjamaah (Bersatu)

Ahmad bin Mani' menceritakan kepada kami, AnNadhr bin Ismail Abu Al Mughirah menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Suqah, dari Abdullah bin Dinar, dari Ibnu Umar. ia berkata. "Umar pernah berpidato kepada kami di Jabiyah (perkampungan di Damaskus), ia berkata, 'Wahai sekalian manusia, posisiku di tengah kalian ini seperti posisi Rasulullah di tengah-tengah kita." Ia kemudian melanjutkan, "Aku mewasiatkan kepada kalian (untuk meneladani) sahabat-sahabatku, kemudian generasi setelah mereka, lalu generasi setelahnya. Kemudian setelah itu kebohongan tersebar luas, hingga seseorang berani bersumpah meski ia tidak diminta untuk bersumpah dan bersaksi meski ia tidak diminta untuk bersaksi. Tidaklah seorang pria berdua-duaan dengan seorang wanita melainkan yang ketiga di antara mereka adalah syetan. Hendaknya kalian berada dalam jamaah dan hindarilah perpecahan. Sesungguhnya syetan itu bersama orang yang sendiri. Syetan itu akan lebih jauh dari orang yang sedang berdua. Siapa saja yang menginginkan kenikmatan hidup di surga, maka hendaklah dia berjamaah (bersatu). Siapa saja yang gembira atas perbuatan baiknya dan benci terhadap perbuatan buruknya, maka orang itu adalah orang yang beriman".
Shahih: Ibnu Majah (2363) dan Shahih sunan Tirmidzi.

Senin, 18 Januari 2016

Bersyukur dengan Mengucapkan Terimakasih bagi si Pemberi

Kadangkala kita kurang bersyukur ...
Banyaklah bersyukur dng memberi ...
Orang yang diberi pasti akan mengucapkan "terimakasih"
Namun sepatutnyalah kita (pemberi) juga mengucapkan terimakasih atau sama², kenapa?
1. Menjadikan kita, bukan termasuk orang kikir
2. Menjauhkan kita dari adzab Allah
3. Berharap semoga Allah meridloi dan mengampuni dosa² kita

4. Mengharapkan pahala terbaik yakni Surga, dan berharap dijauhkan dari Neraka

Inilah makna bagi si pemberi mengapa sebaiknya ia juga mengucapkan "terimakasih", "Alhamdulillah" atau " sama² " ...
Tidakkah ke 4 yg disebutkan diatas jauh lebih baik dari apa yang telah kita berikan?
Sehingga tidaklah pantas bagi pemberi apabila malah menyakiti hati orang yg diberi, padahal, pahala yang didapat jauh lebih baik ...

Senin, 11 Januari 2016

Perumpamaan tentang suatu amalan yang Buruk (Tafsir QS.2. Al Baqarah: 266)

Sesungguhnya perumpamaan tentang suatu amalan yang buruk, yang akan membawa penyesalan yang tak terhingga kelak adalah ...
Yakni tentang seorang laki-laki yang kaya, lalu dia beramal dengan menta'ati Allah Azza Wa Jalla ...
Kemudian Allah mengutus syetan kepadanya, sebagai cobaan ...
Maka ia pun melakukan suatu niat dan perbuatan yang buruk hingga ia tenggelamkan sendiri amalan kebaikan yang telah dilakukannya ...

Senin, 04 Januari 2016

Allah Menggunakan Bahasa Arab?

QS. 40. Al Mu'min:

وَقَالَ رَبُّكُـمْ ٱدْعُونِىۤ أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَٰخِرِينَ

60. Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku[Merasa mampu sendiri dan tidak mau berdoa/meminta kepada Allah] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina."  

Ada yang bertanya, apakah berdo'a harus menggunakan bahasa arab? Apakah boleh menggunakan bahasa indonesia atau jawa?
Untuk menjawabnya, tentu lumayan sulit. Karena kita ketahui bersama, ternyata Nabi SAW diturunkan di tanah arab, dan berbahasa arab untuk komunikasi beliau, baik untuk berkomunikasi dengan Malaikat Jibril atau bercakap-cakap secara langsung dengan Allah di Sidratul Muntaha sewaktu Isra Mi'raj (seperti dalam keterangan hadits).

Mengapa harus berbahasa arab? ternyata ada sesuatu yang luar biasa dari bahasa arab, kelebihan bahasa arab diatas bahasa lainnya, yang akan dijelaskan pada bab setelah ini.

Senin, 28 Desember 2015

Mendamaikan Manusia yang Bermusuhan

QS:3. Ali 'Imran:

وَٱعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعاً وَلاَ تَفَرَّقُواْ وَٱذْكُرُواْ نِعْمَةَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُم أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَاناً وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُمْ مِّنْهَا كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ ءَايَـٰتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. 

Senin, 21 Desember 2015

Jangan memusuhi Malaikat Jibril

Barang siapa yang memusuhi Malaikat Jibril, maka sesungguhnya Jibril itu telah menurunkan Al Quran dengan seizin Allah ...
Dimana Al Qur'an itu membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman ...
Siapakah yang memusuhi Malaikat Jibril? Mereka adalah orang² Yahudi ...
Menurut seorang rahib (ulama) terkemuka Yahudi, ada tiga perkara yang pasti tidak bisa menjawab, kecuali oleh seorang Nabi:
1. Apakah yang terjadi pertama kali dari tanda-tanda hari kiamat?
2. Apa yang pertama kali dimakan oleh penduduk surga?
3. Dari mana seseorang dapat menyerupai bapaknya atau ibunya?
Apakah jawaban Nabi SAW? Jawabannya ada pada hadits berikut ini:

Senin, 14 Desember 2015

Dosa apakah yang paling besar di sisi Allah?


Sesungguhnya dosa yang paling besar di sisi Allah adalah apabila kamu menyekutukan Allah, padahal Dialah yang menciptakanmu ...
Menganggap Allah terlihat oleh mata, ketika di dunia atau di langit, hingga menyerupakan Dia dengan makhluqNya, termasuk dajjal ...
Kemudian apabila kamu membunuh anakmu karena takut membuat kelaparan ...
Kemudian apabila kamu berzina dengan istri tetanggamu ...

Ingatlah, Dialah yang telah menjadikan bumi sebagai hamparan bagi kita dan langit sebagai atap ...
Dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untuk kita ...
Karena itu janganlah kita mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui ...

Senin, 07 Desember 2015

Dajjal

Dalil dalam Al Quran:
Allah Ta’ala berfirman,

يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا

Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri.” (QS. Al An’am: 158).

Dan dalam hadits disebutkan,

ثَلاَثٌ إِذَا خَرَجْنَ (لَمْ يَنْفَعْ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ) الآيَةَ الدَّجَّالُ وَالدَّابَّةُ وَطُلُوعُ الشَّمْسِ مِنَ الْمَغْرِبِ أَوْ مِنْ مَغْرِبِهَا

“Tiga tanda, jika semuanya telah terjadi, maka tidak akan berguna lagi keimanan seseorang sebelumnya, yaitu; keluarnya Dajjal, binatang melata, dan terbitnya matahari dari barat atau dari tempat terbenamnya” (HR. Tirmidzi no. 3072 dan Ahmad 2/445. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Hadits ini menunjukkan adanya korelasi dengan ayat di atas, sehingga sangat tepat sekali menunjukkan adanya Dajjal di akhir zaman.

Senin, 30 November 2015

Jalan Menuju Surga Dipenuhi Sesuatu yang Tidak Disukai, Sedangkan Jalan Menuju Neraka Dipenuhi dengan Syahwat

Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Abdah bin Su'.aiman menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Ami. Abu Salamah menceritakan kepada kami dari Abu Hurairah, dari Rasulullah SAW. beliau bersabda, "Ketika Allah menciptakan surga dan neraka. Dia mengutus Jibril ke surga. Allah berfirman kepadanya 'Lihatlah surga dan lihatlah apa yang telah dipersiapkan bagi para penghuninya!'"
Beliau melanjutkan, "Jibril pun mendatangi surga dan melihatnya. dan melihat apa yang telah Allah persiapkan bagi para penghuninya." Beliau melanjutkan, "Jibril lalu kembali kepada-Nya, ia berkata, 'Demi keagungan-Mu, tidaklah seseorang mendengar tentang surga melainkan ia sangat ingin memasukinya'.
Allah lalu memerintahkan kepada surga untuk memenuhi jalan menuju kepadanya dengan hal-hal yang tidak disukai (dibenci). Allah berfirman, 'Kembalilah ke surga, lihatlah apa yang telah Aku persiapkan bagi para penghuninya!'" Beliau melanjutkan, "Jibril pun kembali ke surga, ternyata surga sudah dipenuhi dengan hal-hal yang tidak disukai untuk dapat sampai kepadanya (ke surga). Jibril lalu kembali kepada Allah. Jibril berkata, 'Demi keagungan-Mu, aku khawatir tidak seorang pun dapat memasuki surga'.
Allah berfirman, 'Pergilah kamu ke neraka! Perhatikanlah neraka dan apa-apa yang telah aku persiapkan bagi para penghuninya'. Ternyata sebagian mereka (ahli neraka) menaiki sebagian yang lain. Jibril lalu kembali kepada Allah, ia berkata, 'Demi keagungan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengar tentang neraka lalu ia ingin memasukinya'.
Allah lalu memerintahkan kepada neraka untuk memenuhi jalan menuju kepadanya (ke neraka) dengan kenikmatan-kenikmatan syahwat. Allah lalu berfirman kepada Jibril. 'Kembalilah ke neraka'. Jibril pun kembali ke neraka, la lalu berkata, 'Demi keagungan-Mu. aku khawatir tidak ada seorang pun yang dapat selamat dari neraka, melainkan mereka semua akan masuk ke dalamnya'"
Hasan shahih: Takhrij At-Tankil (2/177).

Senin, 23 November 2015

Takdir

Setiap makhluk-Nya telah ditetapkan tempatnya, apakah di surga atau neraka, namun bagaimanapun juga, kita harus tetap berusaha supaya bisa masuk surga. Segala sesuatu yang telah ditetapkan akan dimudahkan oleh Allah ...

Qutaibah menceritakan kepada kami, Al­Laits menceritakan kepada kami, dari Abu Qabil, dari Syufai bin Mati', dari Abdullah bin Amr bin Ash, ia berkata, "Rasulullah pernah menghampiri kami, ketika itu di tangannya ada dua buah kitab, lalu beliau bersabda, 'Tahukah kalian apakah kedua kitab ini?' Kami menjawab, "Kami tidak tahu wahai Rasulullah, kecuali jika engkau memberitahukan kami". Beliau berkata tentang kitab yang berada pada tangan kanannya, 'Kitab ini berasal dari Allah Pemelihara alam semesta, di dalamnya terdapat nama­-nama ahli surga, nama-­nama ayah dan kabilah mereka. Kemudian dijumlah hingga orang terakhir. Tidak ada penambahan dan pengurangan'. Beliau lalu melanjutkan tentang kitab yang berada pada tangan kirinya, 'Kitab ini berasal dari Allah Pemelihara alam semesta. Di dalamnya terdapat nama­-nama ahli neraka, nama ayah. dan nama kabilah mereka. Kemudian, dijumlahkan hingga orang terakhir. Tidak ada penambahan dan pengurangan'.
Sahabat­-sahabat beliau berkata, "Apa manfaat amal perbuatan yang kita lakukan, jika urusannya telah ditetapkan seperti itu?" Rasulullah menjawab, "Mintalah kebenaran dan istiqamah dengan amal perbuatan kalian, dan jangan berlebihan dalam semua urusan." Sesungguhnya ahli surga itu (hidupnya) akan diakhiri dengan amal perbuatan ahli surga, meski ia melakukan amal perbuatan apapun. Dan, sesungguhnya ahli neraka itu (hidupnya) akan diakhiri dengan amal perbuatan ahli neraka, meski dia melakukan amal perbuatan apapun'.
Kemudian Rasulullah bertutur dan memberikan isyarat dengan kedua tangannya. Beliau menyingkirkan kedua kitab itu dan bersabda, 'Tuhan kalian telah menentukan nasib para hamba­Nya, sebagian dari mereka menjadi ahli surga dan sebagian yang lain menjadi penghuni neraka'."
Shahih Sunan Tirmidzi(2141), Hasan: Al Misykat (96), Ash­Shahihah (848), dan Azh­Zhilal (348).

Senin, 16 November 2015

Semua makhluk-Nya pasti akan menemui Allah, asalkan tidak syirik

Sesungguhnya setiap umat mengikuti apa yang mereka sembah ...
Mereka yang menyembah selain Allah seperti berhala dan tuhan-tuhan yang lain akan berjatuhan ke neraka ...
Hingga yang tinggal hanyalah mereka yang menyembah Allah, baik orang-orang yang saleh maupun orang yang jahat dan sejumlah orang dari ahlul kitab ...

Pertama kali orang² Yahudi dipanggil ...
Dan Allah akan bertanya kepada mereka: 'Apa yang kamu sembah?' ...
Mereka menjawab:'Kami menyembah Uzair putra Allah'...
Maka akan dikatakan kepada mereka: 'Kalian adalah para pendusta! Karena Allah tidak pernah mengambil istri atau memiliki anak.' ...
'Apa yang sekarang kalian inginkan?' ...
Mereka menjawab; 'Kami sangat haus ya Rabb, maka berilah kami minum.' ...
Maka mereka digiring dan ditunjukan, 'Minumlah' ...
Pada saat itulah mereka akan dikumpulkan di dalam api neraka yang bentuknya seperti fatamorgana yang saling merusak satu sama yang lainnya ...
Kemudian mereka akan ditenggelamkan ke dalam api neraka ...

Senin, 09 November 2015

Thalak dan Menuduh Zina?

Macam-macam thalak dapat dilihat dari beberapa segi, yaitu:

1. Thalak dilihat dari segi jumlah:
A). Thalak satu, yaitu thalak yang pertama kali dijatuhkan oleh suami dan hanya dengan satu thalak.
B). Thalak dua, yaitu thalak yang dijatuhkan oleh suami untuk yang kedua kalinya, pada kesempatan dan waktu yang berlainan.
C). Thalak tiga, yaitu thalak yang dijatuhkan oleh suami untuk yang ketiga kalinya, pada kesempatan dan waktu yang berlainan pula.

Senin, 02 November 2015

Berpangku Tangan dalam Pengharapan Datangnya Rizki?

Sesungguhnya Allah telah menentukan rizki hamba2-Nya. Siapapun dia, baik manusia, binatang, hewan melata, atau bahkan hewan yang tidak dapat mengurus rejekinya sendiri. Semuanya telah ditentukan rejekinya supaya dapat hidup di dunia ini. Hanya Allah yang memberikan rizki itu kepada kita dan kepada semuanya, dengan cara-Nya Sendiri. Bagaimana caranya? caranya terserah Allah, yakni dengan suatu proses tertentu, bagaimana perolehan rejeki itu diperoleh makhluk2-Nya dan hanya Dia yang berkuasa menentukan caranya.