Minggu, 30 Oktober 2016

Larangan Meminta-minta kepada Sesama Makhluq Dan Sedekah itu Lebih Baik

Bab: Larangan Meminta-minta kepada Sesama Makhluq
Qutaibah dan Al Hujr menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami bahwa Ali berkata, "Syarik menceritakan kepada kami dengan maksud yang sama dari Hakim bin Jubair, dari Muhammad bin Abdurrahman bin Yazid, dari ayahnya, dari Abdullah bin Mas'ud, ia berkata, 'Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa meminta-minta kepada sesama orang sedangkan ia mempunyai harta yang cukup, maka pada hari Kiamat ia datang dan apa yang ia minta akan berwujud tamparan, garukan, atau cakaran pada mukanya". Ditanyakan kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah SAW, berapa harta yang cukup itu? " Beliau bersabda, "Lima puluh Dirham atau emas yang seharga dengannya." ==sekitar Rp.1.640.000==
Shahih: Shahih Abu Daud(1438) dan Al Misykah (1847), Shahih Sunan Tirmidzi (650)

Mahmud bin Ghailan menceritakan kepada kami, Waki' memberitahukan kepada kami, Sufyan memberitahukan kepada kami dari Abdullah Malik bin Umar, dari Zaid bin Uqbah, dari Samurah bin Jundub, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya meminta-minta adalah suatu tamparan kepada muka sendiri, kecuali bila orang itu meminta-minta kepada penguasa atau dalam urusan yang diharuskan untuk meminta-minta'."
Shahih: Ta'liqur-Raghib (2/2), Shahih Sunan Tirmidzi (681)

Minggu, 23 Oktober 2016

Bagaimana Jika Sedekah tapi Salah Sasaran? Atau Telah Ditipu?

Bersedekahlah! Sebelum kematian menjemputmu!
QS.Al-Mu’minun Ayat 60:

وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ

Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka,

Keterangan (dari Tafsir Jalalyn):
(Dan orang-orang yang memberikan) yang menginfakkan (apa yang telah mereka berikan) mereka infakkan berupa zakat dan amal-amal saleh (dengan hati yang takut) takut amalnya tidak diterima (karena mereka tahu bahwa sesungguhnya mereka) sebelum lafal Annahum ini diperkirakan adanya huruf Lam yang menjarkannya (akan dikembalikan kepada Rabb mereka).

Minggu, 16 Oktober 2016

Tidak Akan Berkurang Harta Seseorang karena Sedekah

Renungkanlah:
1. Jangan menunggu kaya untuk bersedekah ...
Karena bisa jadi anda bertambah pelit setelah mendapat rejeki yang melimpah ...
Ingatlah, harta anda tidak akan berkurang karena anda bersedekah ...
Asalkan sedekah itu tidak terlalu banyak ataupun terlalu sedikit ...
2. Tidaklah seseorang dizhalimi dengan suatu perbuatan zhalim, lalu ia bersabar atas kezhaliman tersebut, melainkan Allah akan menambahkan kemuliaan pada dirinya...
3. Tidaklah seseorang membukakan pintu meminta-minta, melainkan Allah akan membukakan baginya pintu kefakiran ...

Kamis, 06 Oktober 2016

Sunnahnya Berpuasa di Bulan Muharram

Sekedar mengingatkan >>>

Dari Abu Hurairah r.a., katanya :
"Ditanyakan kepada Rasululloh SAW. : " Sholat apakah yang lebih utama setelah sholat fardlu ?". Kata Nabi SAW : " Yaitu sholat tengah malam ". Tanya mereka lagi: "Puasa apakah yang lebih utama setelah puasa Romadlon ?". Ujar Nabi SAW. : " Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharrom ".
(Riwayat Ahmad, Muslim dan Abu Dawud)

Dari Ibnu Abbas ra. katanya :
"Nabi SAW. datang ke Madinah, dan dilihatnya orang-orang Yahudi berpuasa pada hari 'Asyura. Maka tanya Nabi : "Ada apa ini ?". Kata mereka : "Hari baik, pada waktu dimana Allah membebaskan Nabi Musa dan Bani Israil dari musuh mereka, hingga dipuasakan oleh Musa ". Maka sabda Nabi SAW. : "Saya lebih berhak terhadap Musa daripada kamu". Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa. (H.R. Bukhory dan Muslim)

Senin, 03 Oktober 2016

Al Quran adalah Patokan Terhadap Kitab-Kitab Suci Lainnya

QS.5. Al Maa'idah:

وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقاً لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَـٰبِ وَمُهَيْمِناً عَلَيْهِ فَٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَـٰجاً وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَـٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتَـٰكُم فَاسْتَبِقُوا الخَيْرَاتِ إِلَىٰ الله مَرْجِعُكُمْ جَمِيعاً فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

48. Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian[Al Quran adalah ukuran untuk menentukan benar tidaknya ayat-ayat yang diturunkan dalam kitab-kitab sebelumnya] terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu[umat Nabi Muhammad s.a.w. dan umat-umat yang sebelumnya], Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, 

Senin, 26 September 2016

Langit Hampir Pecah Sebelah atasnya

Bab: Langit Hampir Pecah Sebelah atasnya, karena Kebesaran Allah

QS.42. Asy Syuura:

لَهُ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلأَْرْضِ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلعَظِيمُ

4. Kepunyaan-Nya-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi (milik-Nya semua makhluk dan mereka semua adalah hamba-hamba-Nya). Dan Dialah yang Maha Tinggi (di atas semua makhluk-Nya) lagi Maha Besar (atau Maha Agung). 


QS.42. Asy Syuura:

تَكَادُ ٱلسَّمَـٰوَٰتُ يَتَفَطَّرْنَ مِن فَوْقِهِنَّ وَٱلْمَلَـٰئِكَةُ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِمَن فِى ٱلأَْرْضِ أَلاَ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

5. Hampir saja (dapat dibaca Takaadu atau Yakaadu) langit itu pecah (dibaca Yatafath-tharna dengan huruf tha yang ditasydidkan menurut qiraat lain dibaca Yanfathirna dengan memakai huruf Nun) dari sebelah atasnya (hampir setiap langit itu pecah menimpa yang lainnya karena kebesaran Allah swt). Dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Rabbnya (disertai dengan mengucapkan puji-pujian) dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi (yakni bagi orang-orang yang beriman). Ingatlah! Bahwa sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun (kepada kekasih-kekasih-Nya) lagi Maha Penyayang (kepada mereka). 

Senin, 19 September 2016

Membunuh Seseorang itu adalah seperti Membunuh Manusia Seluruhnya

Bab: Membunuh Seseorang itu adalah seperti Membunuh Manusia Seluruhnya dan Memelihara Kehidupan seorang Manusia, maka Seolah-olah dia telah Memelihara Kehidupan Manusia semuanya

QS.5. Al Maa'idah:

مِنْ أَجْلِ ذٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِىۤ إِسْرَٰءِيلَ أَنَّهُ مَن قَتَلَ نَفْساً بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِى ٱلأَْرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ ٱلنَّاسَ جَمِيعاً وَمَنْ أَحْيَـٰهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعاً وَلَقَدْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِٱلّبَيِّنَـٰتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيراً مِّنْهُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ فِى ٱلأَْرْضِ لَمُسْرِفُونَ

32. Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain[membunuh orang bukan karena qishaash], atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya [Hukum ini bukanlah mengenai Bani Israil saja, tetapi juga mengenai manusia seluruhnya. Allah memandang bahwa membunuh seseorang itu adalah sebagai membunuh manusia seluruhnya, karena orang seorang itu adalah anggota masyarakat dan karena membunuh seseorang berarti juga membunuh keturunannya]. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu[sesudah kedatangan Rasul membawa keterangan yang nyata] sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. 

Dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Seorang Muslim adalah saudaranya orang Muslim lainnya. Janganlah ia menganiayanya, jangan pula menyerahkannya kepada musuhnya. "Barangsiapa memberi pertolongan akan hajat saudaranya,  maka Allah selalu menolongnya dalam hajatnya. Dan barangsiapa memberi kelapangan kepada seseorang Muslim dari sesuatu kesusahan, maka Allah akan melapangkan orang itu dari sesuatu kesusahan dari sekian banyak kesusahan pada hari kiamat. Dan barangsiapa menutupi cela seseorang Muslim, maka Allah akan menutupi cela orang itu pada hari kiamat." (Muttafaq 'alaih)


Rabu, 14 September 2016

Sebab-Sebab Yahudi Memusuhi Malaikat Jibril as.

QS.2. Al Baqarah:

قُلْ مَن كَانَ عَدُوّاً لِّجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَىٰ قَلْبِكَ بِإِذْنِ ٱللَّهِ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ

97. Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Abdullah bin Salam mendengar akan tibanya Rasulullah di saat berada di tempat peristirahatannya. Lalu ia menghadap kepada Rasulullah SAW dan berkata: "Sesungguhnya saya akan bertanya kepada tuan tentang tiga hal, yang tidak akan ada yang mengetahui jawabannya kecuali seorang Nabi. 1. Apa tanda-tanda pertama hari kiamat, 2. Makanan apa yang pertama-tama dimakan oleh ahli syurga, dan 3. Mengapa si anak menyerupai bapaknya atau kadang-kadang menyerupai ibunya?" Jawab Nabi SAW: "Baru saja Jibril memberitahukan hal ini padaku." Kata Abdullah bin Salam: "Jibril?" Jawab Rasulullah SAW: "Ya." Kata Abdullah bin Salam: "Dia itu termasuk malaikat yang termasuk musuh kaum Yahudi." Lalu Nabi membacakan ayat ini (S. 2: 97) sebagai teguran kepada orang-orang yang memusuhi malaikat pesuruh Allah.
(Diriwayatkan oleh Bukhari yang bersumber dari Anas.)

Jumat, 02 September 2016

Puasa pada hari 'Arafah (disunnahkan)

Sekedar mengingatkan >>>

 Tidak ada hari-hari dimana amalan yang shaleh padanya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini. Yaitu,Sepuluh hari (Pertama Bulan Dzulhijjah). Para sahabat berkata, Wahai Rasulullah,tidak juga jihad dijalan Allah?, Beliau menjawab, Tidak juga jihad dijalan Allah, Kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya, lalu ia tidak kembali dari Jihad itu dengan sesuatu apapun (Syahid).(HR.Al Bukhori)

Kamis, 25 Agustus 2016

Disyari'atkannya Ibadah Qurban

Secara etimologi, Qurban berasal dari kata Qaruba yg berarti kedekatan. Secara terminologi adalah upaya pendekatan diri seorang hamba kepada Tuhannya dng media penyembelihan ternak. Secara syar'iyah binatang ternak yg dipaparkan hadits adalah berupa domba/kambing, sapi dan unta.

Pengertian Qurban diberbagai referensi sering tidak dibedakan, sehingga timbul kerancuan. Padahal "penyembelihan ternak" dalam perspektif hadits setidaknya ada empat macam:
1. Penyembelihan ternak terkait dng pelaksanaan ibadah Haji, disebut "Al Hadyu".
2. Penyembelihan ternak terkait sanksi pelanggaran manasik Haji, disebut "Al Dam"
3. Penyembelihan ternak terkait merayakan hari raya Qurban, disebut "Udhiyah".
4. Penyembelihan ternak terkait tasyakkuran kelahiran anak, disebut "Aqiqah".

Senin, 22 Agustus 2016

Haramnya menerima Hadiah, bagi pemungut Pajak/Zakat

Hadis riwayat Abu Humaid As-Saidi Radhiyallahu抋nhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam menugaskan seorang lelaki dari suku Asad yang bernama Ibnu Lutbiah Amru serta Ibnu Abu Umar untuk memungut zakat. Ketika telah tiba kembali, ia berkata: Inilah pungutan zakat itu aku serahkan kepadamu, sedangkan ini untukku yang dihadiahkan kepadaku. Lalu berdirilah Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam di atas mimbar kemudian memanjatkan pujian kepada Allah, selanjutnya beliau bersabda: Apakah yang terjadi dengan seorang petugas yang aku utus kemudian dia kembali dengan mengatakan: Ini aku serahkan kepadamu dan ini dihadiahkan kepadaku! Apakah dia tidak duduk saja di rumah bapak atau ibunya sehingga dia bisa melihat apakah dia akan diberikan hadiah atau tidak. Demi Tuhan Yang jiwa Muhammad berada dalam tangan-Nya! Tidak seorang pun dari kamu yang mengambil sebagian dari hadiah itu, kecuali pada hari kiamat dia akan datang membawanya dengan seekor unta yang melenguh di lehernya yang akan mengangkutnya atau seekor sapi yang juga melenguh atau seekor kambing yang mengembek. Kemudian beliau mengangkat kedua tangannya sehingga kami dapat melihat warna putih ketiaknya. Kemudian beliau bersabda: Ya Allah, bukankah telah aku sampaikan. Beliau mengulangi dua kali. (Shahih Muslim No.3413)

Senin, 15 Agustus 2016

Tanda-tanda Kecintaan Allah Kepada Seseorang Hamba (Siapakah Waliullah itu?)

QS.3. Ali 'Imran:

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

31. Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad SAW.), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS.5. Al Maa'idah:

يٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مَن يَرْتَدَّ مِنكُمْ عَن دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِى ٱللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ يُجَـٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلاَ يَخَـٰفُونَ لَوْمَةَ لاَئِمٍ ذٰلِكَ فَضْلُ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ

54. Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui. 

Senin, 08 Agustus 2016

Tidak semua Perbuatan amal yang saleh itu di ridloi Allah

QS.46. Al Ahqaaf:

وَوَصَّيْنَا ٱلإِنسَـٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ إِحْسَـٰناً حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهاً وَوَضَعَتْهُ كُرْهاً وَحَمْلُهُ وَفِصَـٰلُهُ ثَلاَثُونَ شَهْراً حَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىۤ أَنْ أَشكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىۤ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَـٰلِحاً تَرْضَـٰهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِىۤ إِنَّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ ٱلْمُسْلِمِينَ

15. Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri." 

QS.2.Al-Baqarah:

وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

42. Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil ....

Senin, 01 Agustus 2016

Jangan Mengeluh

Ahhh, kok enak ya, kerja dikit dapat duitnya banyak, aku aja yg kerjanya lebih berat dapatnya malah sedikit ...
Sudah susah² ke sana, eh malah dapatnya lebih mahal ...
Kenapa sih kok jadinya seperti ini, padahal sudah susah² ngerjainnya ...
Hidup kok seperti ini, susah, ruwet, gak seperti jaman dulu, enak dan nyaman ...
Kenapa ya kok hidup seperti ini, tidak seperti sifulan yg enak hidupnya, sudah kaya, punya segalanya, jadi pejabat tinggi pula ...

Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda: Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung berfirman: Seorang anak Adam mencaci-maki masa padahal Akulah masa, siang dan malam hari ada di tangan-Ku. (Shahih Muslim No.4165)

Senin, 25 Juli 2016

Marilah kita perhatikan diri kita sendiri

Marilah kita perhatikan diri kita sendiri ...
Seberapa banyak dosa dan kesalahan yang telah kita lakukan ...
Perbuatan dosa dan kesalahan yang telah dilarang dilakukan oleh Allah SWT, melalui Al Qur'an dan perkataan Nabi-Nya ...
Seberapa banyakkah dosa dan kesalahan yang telah kita lakukan?
Apakah kita tidak memandang apapun yang telah diharamkan Allah?
Apakah kita tidak berbicara sesuatu yang diharamkan Allah?
Apakah kita tidak mendengarkan sesuatu yang diharamkan Allah?
Apakah kita telah bersyukur dengan segala nikmat gratis yang telah dianugerahkan kepada kita?
Apakah kita telah sholat 5 waktu di Masjid seperti yang telah diperintahkan Allah melalui Rasul-Nya?
Apakah kita telah menunaikan zakat seperti yang diperintahkan Allah?
Apakah kita telah berpuasa secara penuh di bulan Ramadlon seperti yang diperintahkan Allah?
Apakah kita telah berhaji seperti yang diperintahkan Allah?
Subhanallah ...

Senin, 18 Juli 2016

Akhir yang Celaka ataukah Bahagia ?

Ketika orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam secara berombongan ...
Dan apabila mereka sampai ke neraka itu, maka dibukakanlah pintu-pintunya ...
Ketika penjaga-penjaga neraka berkata kepada mereka : "Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?"
Maka mereka menjawab: "Benar telah datang rasul-rasul itu kepada kami dan juga telah datang pembawa peringatan kepada kami (misalnya: para kyai, da'i, ustadz ataupun dari jalan yang lainnya)."
Tetapi ternyata mereka telah ingkar terhadap peringatan yang telah datang ...
Sehingga pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir dan ingkar ...

Senin, 11 Juli 2016

Berita Haji

Perkiraan Nomor Porsi Haji Reguler Jawa Timur Tahun 2021 s/d Tahun 2031

Tahun Keberangkatan 2021, No Porsi 1300477219 - 1300504361
Tahun Keberangkatan 2022, No Porsi 1300504362 - 1300531504
Tahun Keberangkatan 2023, No Porsi 1300531505 - 1300558647
Tahun Keberangkatan 2024, No Porsi 1300558648 - 1300585790
Tahun Keberangkatan 2025, No Porsi 1300585791 - 1300612933
Tahun Keberangkatan 2026, No Porsi 1300612934 - 1300640076
Tahun Keberangkatan 2027, No Porsi 1300640077 - 1300667219
Tahun Keberangkatan 2028, No Porsi 1300667220 - 1300694362
Tahun Keberangkatan 2029, No Porsi 1300694363 - 1300721505
Tahun Keberangkatan 2030, No Porsi 1300721506 - 1300748648
Tahun Keberangkatan 2031, No Porsi 1300748649 - 1300775791

Sumber: Siskohat Depag Kanwil Jawa Timur,

Jika ingin Informasi yang lebih Detail, karena ada kemungkinan Tahun Keberangkatannya Maju atau Mundur, Silahkan kunjungi Basis Data dari Kemenag:
 http://haji.kemenag.go.id/v3/node/955358


http://haji.kemenag.go.id/v3/basisdata/waiting-list

Selasa, 28 Juni 2016

Sunnahnya Puasa 6 Hari di Bulan Syawwal

Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh.” [HR. Muslim (no. 1164)]

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan puasa sunnah enam hari di bulan Syawwal, yang ini termasuk karunia agung dari Allah kepada hamba-hamba-Nya, dengan kemudahan mendapatkan pahala puasa setahun penuh tanpa adanya kesulitan yang berarti.
Dan merupakan salah satu tanda diterimanya suatu amal ibadah oleh Allah, adalah dengan giat melakukan amal ibadah lain setelahnya [Lihat kitab Ahaadiitsush Shiyaam, Ahkaamun wa Aadaab (hal. 157)]
---------------------