Senin, 30 November 2015

Jalan Menuju Surga Dipenuhi Sesuatu yang Tidak Disukai, Sedangkan Jalan Menuju Neraka Dipenuhi dengan Syahwat

Abu Kuraib menceritakan kepada kami, Abdah bin Su'.aiman menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Ami. Abu Salamah menceritakan kepada kami dari Abu Hurairah, dari Rasulullah SAW. beliau bersabda, "Ketika Allah menciptakan surga dan neraka. Dia mengutus Jibril ke surga. Allah berfirman kepadanya 'Lihatlah surga dan lihatlah apa yang telah dipersiapkan bagi para penghuninya!'"
Beliau melanjutkan, "Jibril pun mendatangi surga dan melihatnya. dan melihat apa yang telah Allah persiapkan bagi para penghuninya." Beliau melanjutkan, "Jibril lalu kembali kepada-Nya, ia berkata, 'Demi keagungan-Mu, tidaklah seseorang mendengar tentang surga melainkan ia sangat ingin memasukinya'.
Allah lalu memerintahkan kepada surga untuk memenuhi jalan menuju kepadanya dengan hal-hal yang tidak disukai (dibenci). Allah berfirman, 'Kembalilah ke surga, lihatlah apa yang telah Aku persiapkan bagi para penghuninya!'" Beliau melanjutkan, "Jibril pun kembali ke surga, ternyata surga sudah dipenuhi dengan hal-hal yang tidak disukai untuk dapat sampai kepadanya (ke surga). Jibril lalu kembali kepada Allah. Jibril berkata, 'Demi keagungan-Mu, aku khawatir tidak seorang pun dapat memasuki surga'.
Allah berfirman, 'Pergilah kamu ke neraka! Perhatikanlah neraka dan apa-apa yang telah aku persiapkan bagi para penghuninya'. Ternyata sebagian mereka (ahli neraka) menaiki sebagian yang lain. Jibril lalu kembali kepada Allah, ia berkata, 'Demi keagungan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengar tentang neraka lalu ia ingin memasukinya'.
Allah lalu memerintahkan kepada neraka untuk memenuhi jalan menuju kepadanya (ke neraka) dengan kenikmatan-kenikmatan syahwat. Allah lalu berfirman kepada Jibril. 'Kembalilah ke neraka'. Jibril pun kembali ke neraka, la lalu berkata, 'Demi keagungan-Mu. aku khawatir tidak ada seorang pun yang dapat selamat dari neraka, melainkan mereka semua akan masuk ke dalamnya'"
Hasan shahih: Takhrij At-Tankil (2/177).

Hannad menceritakan kepada kami, Abu Al Ahwash menceritakan kepada kami dari Abu Ishaq, dari Buraid bin Abu Maryam, dari Anas bin Malik, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Siapa saja yang meminta (berdoa) kepada Allah —agar masuk— surga sebanyak tiga kali, maka surga akan berkata, 'Ya Allah, masukkanlah ia ke dalam surga'. Siapa saja yang memohon perlindungan dari neraka sebanyak tiga kali, maka neraka akan berkata, 'Ya Allah, lindungilah ia dari neraka'."
Shahih: Al Misykah (2478-tahqiq kedua) dan At-Ta'liq Ar-Raghib (4/222).

Walaupun kita telah ditetapkan apakah di surga atau neraka, namun kita harus tetap berusaha supaya bisa masuk surga.  Segala sesuatu yang telah ditetapkan akan dimudahkan oleh Allah ...

Hasan bin Ali Al Hulwani menceritakan kepada kami, Abdullah bin Numair dan Waki' menceritakan kepada kami, dari Al A'masy, dari Sa'd bin Ubaidah, dari Abu Abdullah ArRahman AsSulami, dari Ali. Ia berkata, "Ketika kami sedang bersama Rasulullah, saat itu beliau sedang bersimpuh di atas tanah, lalu beliau mendongakkan kepalanya ke atas langit. Beliau bersabda, 'Tidak ada seorang pun di antara kalian melainkan telah diketahui —Waki' mengatakan, "Telah ditulis,"— tempatnya di neraka atau di surga."' Para sahabat berkata, "Bolehkah kami hanya berpangku tangan, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Jangan, tetaplah berusaha. Segala sesuatu yang telah ditetapkan akan dimudahkan (oleh Allah) ".
Shahih: Ibnu Majah (78) Muttafaq alaih.

Qutaibah menceritakan kepada kami, AlLaits menceritakan kepada kami, dari Abu Qabil, dari Syufai bin Mati', dari Abdullah bin Amr bin Ash, ia berkata, "Rasulullah pernah menghampiri kami, ketika itu di tangannya ada dua buah kitab, lalu beliau bersabda, 'Tahukah kalian apakah kedua kitab ini?' Kami menjawab, "Kami tidak tahu wahai Rasulullah, kecuali jika engkau memberitahukan kami". Beliau berkata tentang kitab yang berada pada tangan kanannya, 'Kitab ini berasal dari Allah Pemelihara alam semesta, di dalamnya terdapat nama-nama ahli surga, nama-nama ayah dan kabilah mereka. Kemudian dijumlah hingga orang terakhir. Tidak ada penambahan dan pengurangan'. Beliau lalu melanjutkan tentang kitab yang berada pada tangan kirinya, 'Kitab ini berasal dari Allah Pemelihara alam semesta. Di dalamnya terdapat nama-nama ahli neraka, nama ayah. dan nama kabilah mereka. Kemudian, dijumlahkan hingga orang terakhir. Tidak ada penambahan dan pengurangan'.
Sahabat-sahabat beliau berkata, "Apa manfaat amal perbuatan yang kita lakukan, jika urusannya telah ditetapkan seperti itu?" Rasulullah menjawab, "Mintalah kebenaran dan istiqamah dengan amal perbuatan kalian, dan jangan berlebihan dalam semua urusan." Sesungguhnya ahli surga itu (hidupnya) akan diakhiri dengan amal perbuatan ahli surga, meski ia melakukan amal perbuatan apapun (perbuatan baik/buruk sebelumnya). Dan, sesungguhnya ahli neraka itu (hidupnya) akan diakhiri dengan amal perbuatan ahli neraka, meski dia melakukan amal perbuatan apapun (perbuatan baik/buruk sebelumnya)'.
Kemudian Rasulullah bertutur dan memberikan isyarat dengan kedua tangannya. Beliau menyingkirkan kedua kitab itu dan bersabda, 'Tuhan kalian telah menentukan nasib para hambaNya, sebagian dari mereka menjadi ahli surga dan sebagian yang lain menjadi penghuni neraka'."
Hasan: Al Misykat (96), AshShahihah (848), dan AzhZhilal (348).
--------------------------

Tetaplah berdoa dan berusaha, yakni meminta kebenaran dan istiqamah dengan amal perbuatan kita. Dengan harapan, Allah memberikan keistiqomahan terhadap segala perbuatan baik yang kita lakukan. Sebab kita tidak tahu, tempat kita kelak, apakah di Surga ataukah Neraka.
Tempat kita kelak, apakah di Surga ataukah Neraka, itu merupakan wewenang dan kekuasaan Allah, dan bukan wilayah kita. Wilayah kita adalah kita terus berdoa dan berusaha (ikhtiar) dengan sungguh-sungguh dan penuh harap akan Rahmat Allah ...

QS.17. Al Israa':

وَمَنْ أَرَادَ ٱلأَْخِرَةَ وَسَعَىٰ لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَـٰئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُورًا

19. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. 

------------------------
Renungan:
Surga dikelilingi banyak rintangan ...
Siapapun yang berkeinginan memasuki Surga, pasti akan melewati rintangan2 itu ...
Rintangan termudah yakni Kematian ...
Siapapun pasti akan merasakan sakaratul maut, karena itu berbuat baiklah sekarang, dan jangan ditunda2 ...
Rintangan tersulit yakni Pengadilan Allah ...
Takutlah akan hal ini, karena Allah tidak akan membiarkan sekecil apapun permasalahan, melainkan pasti akan diberi balasannya ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar